INDOPOLITIKA – Nenek Usni, warga Kampung Pekayon RT 03 RW 05, Desa Pekayon, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, mengalami musibah setelah atap rumahnya ambruk pada Kamis (4/12/2025). Peristiwa tersebut langsung mendapat perhatian dari Pemerintah Kecamatan Sukadiri.
Meski hujan deras mengguyur, Camat Sukadiri Ahmad Saepul Anwar tetap meninjau langsung lokasi kejadian usai menghadiri agenda dinas di Cilandak.
Camat Sukadiri Ahmad Saepul Anwar memastikan kondisi Nenek Usni dalam keadaan sehat serta menegaskan bahwa rumah tersebut akan diprioritaskan dalam program bedah rumah.
“Pemerintah harus hadir saat warganya tertimpa musibah. Perbaikan akan dilakukan secepat mungkin,” tegasnya.
Sebelum camat tiba, Sekretaris Camat Sukadiri Ahmad Jajuli bersama Kepala Desa Pekayon H. Suaryo, staf kecamatan, dan aparatur desa telah lebih dahulu berada di lokasi untuk memberikan bantuan awal serta memastikan keselamatan warga. Mereka turut menenangkan Nenek Usni yang masih dalam kondisi syok.
Melihat kondisi rumah yang memprihatinkan, Pemerintah Kecamatan Sukadiri langsung menetapkan rumah Nenek Usni sebagai prioritas dalam program bedah rumah. Proses administrasi dipercepat agar perbaikan dapat segera direalisasikan.
“Harapannya, Nenek Usni dapat kembali tinggal di rumah yang aman, sehat, dan layak huni,” ujar Ahmad Jajuli.
Sementara itu, Kepala Desa Pekayon H. Suaryo menjelaskan bahwa rumah Nenek Usni sebelumnya memang telah masuk dalam daftar prioritas perbaikan desa.
Namun, musibah terjadi lebih cepat dari rencana. Pihak desa pun langsung mempercepat seluruh proses agar program bedah rumah segera dilaksanakan.
Sebagai bentuk kepedulian, pemerintah setempat menyalurkan bantuan awal berupa sembako, kebutuhan pokok, serta sejumlah uang tunai.
Dengan mata berkaca-kaca, Nenek Usni menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diterimanya. “Saya sangat berterima kasih. Hanya Allah yang bisa membalas semua kebaikan ini,” ucapnya penuh haru.(Red)












Tinggalkan Balasan