Baja Impor dari China Bikin Industri Terpuruk

  • Whatsapp
Pengurus Izasi

INDOPOLITIKA – Baja impor baja impor yang masuk ke Indonesia terutama dari China, membuat industri dalam negeri terjepit. Ini disebabkan harga yang ditawarkan oleh Negeri Tirai Bambu itu lebih murah.

Direktur Eksekutif Indonesia Zinc Aluminium Steel Industries (IZASI) Maharany Putri mengatakan, tingkat pertumbuhan konsumsi baja di Indonesia menempati peringkat pertama di ASEAN pada 2017.

Baca Juga:

Konsumsi terbesar tersebut digenjot oleh besarnya permintaan sektor konstruksi dalam beberapa tahun belakangan.

Sayangnya, peningkatan permintaan sektor konstruksi tersebut dibarengi oleh peningkatan masuknya barang impor dari China juga Vietnam.

Berdasarkan data dari BPS, peningkatan ini terlihat dari tahun ke tahun sejak 2013, namun bertambah tinggi mulai 2017-2018. Pemicunya ditenggarai karena harga barang impor adalah 30-40 persen di bawah harga domestik Indonesia.

“Ini seperti tsunami bagi pengusaha dalam negeri. Harga produknya mungkin lebih murah tetapi non standar, ini yang seharusnya diperhatikan oleh pemerintah,” sebutnya di Jakarta, belum lama ini.

Di tempat yang sama, Ketua Umum IZASI Yan Xu mengatakan, utilitas pabrikan industri baja lapis nasional telah turun ke level 40%. Utilitas sebelum banjir impor baja terjadi, yakni pada 2016, berada di atas 80%. Sebagian pelaku industri pun mulai memangkas jumlah tenaga kerja.

“Secara konsolidasi industri baja lapis telah melepas sekitar 15%-20% tenaga kerja dari total tenaga kerja industri dalam 18 bulan terakhir,” katanya.

Pengurus IZASI lainnya sangat berharap pada Kabinet Presiden Jokowi yang akan diumukan sekitar Oktober 2019 nanti, muncul menteri yang membela kepentingan pengusaha domestik.

“Kami sangat berharap menteri-menteri seperti menteri perindustrian, perdagangan adalah sosok yang membela kepentingan pengusaha dalam ngeri dan ada harmonisasi regulasi yang baik,” katanya.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *