Balada garuda Indonesia, Dari Untung Jadi Rugi 2,4 Triliun

  • Whatsapp
Garuda Indonesia

JAKARTA, INDOPOLITIKA – PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) telah merevisi laporan keuangannya. Laporan keuangan perusahaan di 2018 yang tadinya untung direvisi menjadi rugi.

Setelah direvisi, Garuda Indonesia mencatatkan net loss atau rugi bersih US$ 175,028 juta atau sekitar Rp 2,4 triliun (kurs Rp 14.000). Ini berbeda dari data laporan keuangan yang dirilis sebelumnya mencatatkan laba sebesar US$ 5,018 juta.

Baca Juga:

Sengkarut penyajian laporan keuangan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) berawal dari perjanjian kerjasama dengan PT Mahata Aero Teknologi. Kerjasama itu sebenarnya pengakuan pendapatan yang belum memenuhi kriteria pengakuan sesuai standar akuntansi keuangan.

Selain menyajikan ulang laporan keuangan tersebut, Garuda Indonesia juga membatalkan perjanjian kerjasama dengan Mahata terkait penyediaan layanan akses internet di pesawat.

Garuda Indonesia pun telah membayarkan denda yang dijatuhkan atas kisruh tersebut. Manajemen juga menegaskan bahwa perusahaan tidak akan bangkrut setelah diketahui keuangannya masih berdarah-darah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *