Balas HRS Center, Eko Kuntadhi: Membicarakan Lonte di Acara Maulid Nabi Sama Saja Menghina Agama

  • Whatsapp
Eko Kuntadhi

INDOPOLITIKA.COM — Pegiat media sosial Eko Kuntadhi membalas komentar HRS Center yang menyatakan bahwa memidana Habib Rizieq sama saja dengan mengkriminalisasi Maulid Nabi Muhammad.

“Membicarakan Lonte diacara Maulid Nabi sama saja menghina agama,” tulis Eko Kuntadhi melalui cuitan akun twitternya, Selasa (20/4/2021) malam.

Berita Lainnya

Diketahui, Direktur Habib Rizieq Shihab Center H. Abdul Chair Ramadhan merespons kasus kerumunan HRS di Petamburan. Menurut Abdul, dalam asas legalitas dijelaskan bahwa Undang-undang harus dirumuskan secara terperinci dan cermat.

Hal tersebut didasarkan pada pinsip nullum crimen, nulla poena sine lege certa.

“Konsekuensi dari prinsip ini adalah bahwa rumusan perbuatan pidana harus jelas, tidak bersifat multitafsir yang bertentangan kepastian hukum,” kata Abdul, Senin (19/4) sore.

Abdul menegaskan, istilah kerumunan acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan yang berbarengan acara pernikahan putri Habib Rizieq, bukan perbuatan pidana.

Pasalnya, kata dia unsur delik harus ada dalam rumusan undang-undang.

“Pelanggaran terhadap prokes (protokol kesehatan, red) sepanjang tidak diatur dalam Undang-Undang, tidak menjadi unsur delik,” ujar Abdul.

Ditinjau dari ajaran kausalitas (sebab akibat), lanjut dia, berkerumunnya banyak orang saat itu, karena acara Maulid Nabi Muhammad SAW.

Konsekuensinya, sanksi hukum terhadap kerumunan a quo dikenakan, kata dia, berdasar hukum kausalitas acara Maulid Nabi Muhammad SAW adalah bersifat melawan hukum.

“Kesimpulannya memidana IB HRS dkk sebab alasan kerumunan Maulid Nabi Muhammad SAW, itu sama saja dengan mengkriminalisasi Maulid Nabi Muhammad SAW,” kata Abdul. [IND]

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *