Baliho Puan Bejibun Tapi Elektabilitas Jebol, Denny Siregar: Strateginya Jadul

  • Whatsapp
Baliho Ketua DPR Puan Maharani.

INDOPOLITIKA.COM – Baliho “Kepak Sayap Kebhinnekaan” milik Ketua DPR Puan Maharani yang disebar di sejumlah daerah dan viral di media sosial nampaknya tak cukup ampuh untuk mengangkat nama Puan ke permukaan. Setidaknya sebagai salah satu calon presiden atau capres di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Pasalnya, elektablitas Puan dengan bejibun Baliho justru jebol hasil survey Indikator Politik Indonesia. Berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia pada 30 Juli-4 Agustus, elektabilitas politisi PDI Perjuangan itu berada di angka 0,4 persen, turun dari elektabilitas pada bulan April sebesar 1,1 persen.

Berita Lainnya

“Mbak Puan trennya turun, ini juga menarik. Padahal, survei dilakukan setelah polemik baliho dan spanduk dipasang di mana-mana,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, dalam rilis survei secara daring, beberapa hari lalu.

Menurutnya, baliho-baliho Puan kurang mampu membawa dampak positif bagi Puan. Ia menyebut Ketua DPP PDIP itu semakin populer, tapi di sisi lain, tingkat kesukaan publik justru menurun. “Ini jadi masukan Mbak Puan untuk lebih penetratif lagi atau mungkin harus pakai pesan yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Menariknya, hasil survei Indikator Politik Indonesia turut dikomentari pegiat media sosial Denny Siregar. Dalam kacamata Denny, strategi tim marketing Puan dianggap sudah sangat jadul. “Ini yang gua bilang. Strategi tim marketingnya Puan ini jadul banget,” cuit Denny melalui akun Twitternya, sembari menanda berita salah satu media.

Denny cukup menyayangkan strategi jadul tim marketing Puan. Apalagi biaya yang dikeluarkan untuk membuat baliho-baliho tersebut cukup mahal. “Ongkosnya mahal banget,” sambungnya.

Menurut Denny, pemasangan Baliho disaat pandemi dianggap tidak tepat. Karena itu, Denny menyarankan Puan membongkar tim marketingnya dan mencari tim yang bisa kerja out of box.

“Trus waktunya juga gak tepat, malah promosi disaat pandemi. Bongkar tim marketingnya, mbak Puan. Cari yang punya strategi out of box, jangan yang jadoel,” demikian saran Denny. [asa]

 

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *