Balik ke PPP, Haji Lulung: Ulama dan Kader Mengharapkan Saya Kembali

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Abraham Lunggana alias Haji Lulung resmi keluar Partai Amanat Nasional (PAN) dan kembali ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Haji Lulung pun menjelaskan alasannya kembali partai yang membesarkannya tersebut. Dia mengatakan keputusannya itu dilatari permintaan ulama dan kader PPP agar dirinya kembali memimpin PPP DKI Jakarta.

Berita Lainnya

“Ulama dan kader PPP banyak yang mengharapkan saya bisa kembali memimpin PPP di Jakarta,” kata dia kepada wartawan, Selasa (7/9/2021).

Haji Lulung menambahkan, per Senin (6/9), dirinya diberikan amanah oleh DPP PPP untuk memimpin PPP DKI Jakarta.

“Tanggal 6 September 2021, saya diberi amanah dengan keluarnya SK oleh DPP PPP untuk memimpin PPP Jakarta,” tandasnya.

Sebelumnya, kabar pengunduran Haji Lulung dari PAN dibenarkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN Eddy Soeparno. Dia mengatakan surat pengunduran Haji Lulung sudah diterima oleh pengurus DPP PAN.

“Pak Haji Lulung kembali ke rumah lamanya di PPP. Beliau sudah mengirimkan surat pengunduran dirinya dan telah menghubungi saya lewat telepon untuk menyampaikan niatnya kembali ke PPP,” ujar Eddy kepada wartawan di Jakarta, Selasa (7/9/2021).

Wakil Ketua Komisi VII DPR tersebut menghormati keputusan Haji Lulung yang kembali ke partai berlambang Ka’bah itu. Selama di Komisi VII DPR, sambung dia, Haji Lulung juga merupakan rekannya yang fokus pada isu sumber daya energi dan mineral.

“Sebagai saudara saya ingin menyampaikan kita tetap akan bersilaturahmi. Jadi silahturahim ini akan tetap terjalin meskipun sudah berbeda perahu ke depannya,” ujar Eddy.

Untuk diketahui, Haji Lulung dua kali terpilih sebagai anggota DPRD DKI Jakarta pada 2009 dan 2014 sebagai kader PPP.

Dia lalu memutuskan hengkang dan bergabung dengan PAN pada 2018 lalu dan terpilih menjadi anggota DPR RI pada 2019.

Di sisi lain, kursi PPP di DPRD DKI periode 2019-2024 menyisakan satu kursi.

Sedangkan kursi PAN di DPRD DKI yang periode sebelumnya dua kursi, bertambah delapan kursi pada periode 2019-2024.[fed]

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *