Internasional

Balon 'Bayi' Trump akan Dibawa ke AS

Balon menyerupai Donald Trump muncul dalam unjuk rasa di London, Inggris, 13 Juli 2018. (Foto: AFP/TOLGA AKMEN)

London: Sebuah balon raksasa berbentuk bayi mirip Donald Trump, yang sempat melayang di atas parlemen Inggris selama kunjungan resmi Presiden Amerika Serikat, akan dibawa ke Negeri Paman Sam.

Laman penggalangan dana GoFundMe yang disiapkan untuk membawa balon udara itu ke AS Sam telah mengumpulkan lebih dari USD6.000 (Rp86.240.400) — melebihi target awal USD4.500 (Rp64.680.300).

Berwarna jingga terang, balon 'bayi' Trump itu disetujui untuk terbang di atas London otoritas setempat di bawah Wali Kota Sadiq Khan.

Balon tersebut menarik perhatian orang-orang di seluruh dunia — termasuk aktivis Didier Jimenez-Castro dari Hillsborough, New Jersey. Didier memutuskan mengumpulkan uang dan bekerja sama dengan panitia lokal guna membantu membawa balon itu ke negaranya.

"Saat menonton berita, saya menyaksikan penemuan luar biasa dari balon udara Baby Trump di protes London," tulisnya di laman penggalangan dana.

"Saya bekerja sama dengan penyelenggara lokal dan kami setuju menerbangkan Baby Trump ke Bedminster, di mana dia bermain golf," cetusnya, seperti dinukil dari Sky News, Selasa 17 Juli 2018.

Dia kemudian mengatakan kepada Courier News: "Dalam 22 jam, kami akan mencapai tujuan kami. Saya menghubungi pihak pabrik, dan kami akan memiliki balon itu pada pertengahan Agustus."

Orang di balik kampanye penggalangan dana London, Leo Murray, sebelumnya mengatakan kepada Sky News bahwa aksi itu akan menjadi "cermin kebenaran" besar bagi Trump.

Negara-negara bagian AS lainnya juga mengumpulkan uang untuk balon 'bayi' Trump ini, termasuk Texas, Missouri, Maryland, dan New Mexico.

Trump Baby menyebabkan kehebohan di London dan media sosial ketika terbang pada 13 Juli — bertepatan dengan kunjungan presiden dan pawai "Stop Trump."

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close