Bamsoet: Tak Boleh Ada Voting Dalam Memutuskan Amandemen UUD

  • Whatsapp
Ketua MPR Bambang Soesatyo saat bertemu dengan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat, Surya Paloh Rabu (13/11/2019)

INDOPOLITIKA.COM- Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersama para Wakil Ketua MPR lainnya sambangi Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh dan jajaran pengurus pusat Partai NasDem.

Kunjungan tersebut, selain untuk mempererat ikatan kebangsaan antara lembaga MPR dengan partai politik, juga untuk membahas agenda MPR ke depan. Khususnya, terkait perubahan terbatas Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 (UUD NRI 1945) untuk menghadirkan kembali Pokok-Pokok Haluan Negara.

Bacaan Lainnya

“Sesuai hasil Kongres Partai NasDem ke-2 beberapa waktu lalu, Partai NasDem memiliki perhatian khusus terkait wacana amandemen UUD 1945. Partai Nasdem sebagaimana juga MPR, sepakat untuk sama-sama mendengarkan masukan rakyat terkait perubahan terbatas UUD NRI 1945 tersebut,” kata Bamsoet saat memimpin rombongan pimpinan MPR silaturahim ke kantor DPP Partai NasDem, di Jakarta, pada Rabu (13/11/19).

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menuturkan, pandangan dan dukungan Surya Paloh sebagai salah satu senior dalam perpolitikan Indonesia dengan jam terbang yang tinggi, sangat diperlukan untuk mempermudah kinerja MPR dalam perubahan terbatas UUD NRI 1945. Sehingga bisa terjadi konsensus antar berbagai elemen bangsa. Khususnya, dari partai politik yang merupakan tulang punggung demokrasi.

“Perubahan terbatas UUD NRI 1945 bukanlah semata-mata perhitungan matematis sebagaimana diatur di dalam Pasal 37 UUD NRI 1945, tetapi memerlukan konsensus politik seluruh kekuatan politik. Tidak boleh ada voting dalam urusan hukum dasar ini. Dan, yang jauh lebih penting adalah seluruh rakyat Indonesia memang membutuhkannya,” paparnya.

Usai bertemu jajaran pengurus pusat Partai NasDem, Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menargetkan hingga akhir tahun 2019 pimpinan MPR bisa melakukan kunjungan kepada para pimpinan partai politik lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Surya Paloh menaruh harapan sekaligus keyakinan, di bawah kepemimpinan Bamsoet, MPR dapat melahirkan negarawan-negarawan baru. MPR diharapkan dapat menjaga marwah sebagai lembaga perekat bangsa, dengan mengoptimalkan peran di berbagai sektor kehidupan berbangsa dan bernegara.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *