Bangun Kolam Renang Seharga Rp1,5 M Ridwan Kamil Dianggap Nyakitin Warga

  • Whatsapp
Pengamat Politik Hendri Satrio

INDOPOLITIKA.COM- Pengamat Politik Hendri Satrio ikut mengomentari pembangunan kolam renang di rumah dinas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK). Kolam renang yang disebut RK untuk terapi sakit lututnya itu tak patut dibangun. Pendiri lembaga survei Kedai Kopi itu menyindir keputusan RK itu lewat akun twitternya.

“Gubernur pemilik suara 30 an persen. Udah bener keputusan warga Jabar yang 60an persen nggak milih yang bersangkutan,” twittnya Minggu siang.

Muat Lebih

Dia mengatakan, kritik yang dia sampaikan merupakan bukti kepedulian. Kritik, kata dia, sama dengan pujian. Keduanya sama-sama harus dilontarkan secara sukarela tanpa paksaan.

“Kritikan kalau dipaksakan namanya Caper (cari perhatian). Pujian kalau dipaksakan namanya njilat,” cuitnya lagi.

Saat ditanya netizen apakah keputusan RK tersebut melukai hati rakyat, Hensat, sapaan akrabnya, menyatakan RK lah yang bisa merasakan kondisi kehidupan masyarakat Jabar.

“Hanya RK yang bisa menjawab pertanyaan itu,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajukan anggran proyek kolam renang pribadi senilai 1,5 miliar di rumah dinas di Gedung Pakuan. Alasan dibangun kolam renang, Ridwan mengaku memiliki masalah lutut yang membuat dokternya menyarankan agar tidak melakukan aktivitas olah raga motorik seperti berlari.

Lalu kemudian,  ia mengusulkan kepada Biro Umum agar membuat kolam renang kotak yang lebarnya tiga sampai empat meter di rumah dinas Gubernur. [pit]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *