Internasional

Banjir Myanmar, 10 Tewas dan 100 Ribu Orang Mengungsi

Seorang anak terjebak banjir. (Foto: AFP)

Yangoon: Setidaknya 10 orang tewas dan lebih dari 100 ribu lainnya di Myanmar terpaksa mengungsi dari tempat tinggal mereka akibat banjir bandang.

Komite Manajemen Bencana Nasional Myanmar mendesak warga yang tinggal dekat bantaran sungai dan daerah dataran rendah untuk pindah ke lokasi yang lebih tinggi.

Hingga kemarin, lebih dari 119 orang di lima provinsi dilaporkan telantar, terutama di wilayah Magway. Untuk saat ini, terdapat 285 pusat pengungsian untuk menampung warga. Sementara jumlah korban tewas dikhawatirkan semakin meningkat.

Kementerian Informasi Myanmar juga merilis foto-foto di mana kapal penyelamat mengevakuasi ratusan orang, termasuk anak-anak dan lansia.

Dilansir dari CNN, Rabu 1 Agustus 2018, Koordinator Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Myanmar mengatakan bahwa mereka terus memantau perkembangan dari bencana ini.

"PBB di Myanmar memobilisasi mitra, sumber daya, dan kapasitas serta memberikan bantuan berkelanjutan kepada korban banjir," sebut pernyataan dari PBB di Myanmar.

Hujan lebat kini sedang mendera wilayah Asia Tenggara. Seperti di Laos, hujan juga menyebabkan bendungan besar di Myanmar jebol pada pekan lalu sehingga menenggelamkan sejumlah desa.

Dalam beberapa kasus, pembangunan bendungan yang buruk, penggundulan hutan dan kurangnya persiapan darurat memperburuk dampak dari banjir itu sendiri. 

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close