Banjir Terjang Ratusan Rumah di Gedebage Bandung, Imbas Proyek Kereta Cepat?

  • Whatsapp
Wali Kota Bandung Oded M Danial kunjungi korban banjir di Rancabolang

INDOPOLITIKA.COM – Hujan yang mengguyur Kota Bandung pada Jumat (24/01/2020) malam menyebabkan banjir di beberapa lokasi. Sedikitnya 400 rumah di kawasan Komplek Bumi Adipura, Kecamatan Gedebage terendam banjir.

Wali Kota Bandung Oded M Danial yang mengunjungi titik banjir menyebutkan ada sekitar 1.100 jiwa terdampak banjir di Kecamatan Gedebage.

Bacaan Lainnya

Mang Oded, sapaan akrab walikota itu, langsung meninjau dan menyapa warga terdampak banjir yang ditemuinya dan memberikan sembako kepada warga tersebut.

“Di sini (RW 03 Kelurahan Rancabolang) ada musibah banjir yang di luar kebiasaan, dengan tinggi selutut. Baru terjadi hari ini, warga juga menyampaikan seperi itu tadi,” katanya usai peninjauan.

Ia pun menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk mencari tahu penyebabnya.

“Saya sudah minta Kadis PU mencari penyebabnya. Karena baru pertama kali seperti ini, katanya banyak faktor penyebab, bisa jadi ini alihan dari daerah Sapan, karena airnya lebih besar lagi di sana,” ungkapnya.

Sedangkan Oping Arifin, Ketua RW 08 menyebutkan banjir tersebut bukan yang pertama terjadi di kawasan rumahnya. Namun, banjir kali ini dinilai yang terparah sejak empat tahun terakhir.

“Yang paling parah itu kejadiannya kemarin malam. Banjirnya sampai setinggi lutut orang dewasa,” katanya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat dan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung telah mengevakuasi delapan orang warga ke tempat yang lebih aman di Masjid Mistahul Janah menggunakan satu unit perahu karet.

Menurut Wali Kota Bandung Oded M Danial banjir kali ini lebih lamban surut dibanding banjir serupa yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu. Diperkirakan banjir terjadi karena kawasan aliran air di Kabupaten Bandung juga terkena banjir.

“Karena ini baru pertama kali. Walau disinyalir karena banyak hal bisa terjadi. Di daerah Sapan, seberang tol lebih besar airnya dan balik lagi ke sini,” ucapnya.

Selain itu, menanggapi dugaan banjir diakibatkan proyek kereta cepat, Oded mengatakan hal itu perlu dikaji lebih lanjut.

“Kita akan koordinasikan dengan teman-teman di Kabupaten Bandung dengan Pak Bupati dan dari pihak KCIC nanti akan dievaluasi seperti apa,” tuturnya. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *