INDOPOLITIKA – Ratusan warga Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, masih berjuang dengan banjir hingga Jumat pagi (16/1/2026).
Banjir akibat meluapnya Sungai Cidurian itu sudah lima hari menggenangi rumah warga Perumahan Taman Cikande dan belum menunjukkan tanda-tanda surut.
Ketinggian air di kawasan tersebut mencapai 60 sentimeter hingga dua meter, membuat aktivitas warga yang mayoritas pekerja lumpuh total.
Sejumlah barang berharga seperti elektronik dan pakaian tidak sempat diselamatkan dan terendam banjir.
Salah seorang warga Perumahan Taman Cikande korban banjir, Ismawati menyampaikan bahwa rumahnya sudah lima hari terendam air. Dia bersama keluarga terpaksa mengungsi di balai warga untuk sementara waktu.
“Banjir sudah hampir seminggu. Kemarin air hingga seleher. Saya mengungsi di balai RT,” kata Ismawati.
Warga berharap pemerintah Kabupaten Tangerang segera melakukan penanganan serius, termasuk normalisasi aliran sungai maupun pembangunan tanggul di bibir Sungai Cidurian.
Kapolresta Tangerang Tinjau Lokasi
Sebelumnya, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah meninjau lokasi banjir yang merendam Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Rabu (14/1/2026).
Untuk menjangkau titik-titik genangan yang cukup tinggi, Indra Waspada bersama jajaran menaiki perahu karet guna memantau kondisi permukiman warga dari dekat.
“Kami ingin memastikan kondisi warga terdampak sekaligus kesiapan personel di lapangan dalam membantu penanganan banjir,” kata Indra Waspada.
Dia menjelang, Polresta Tangerang menerjunkan tim medis dari Dokkes untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga terdampak banjir.
Tim medis disiagakan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan, serta memastikan kondisi warga tetap terpantau selama berada di lokasi pengungsian maupun di rumah masing-masing.
“Kehadiran Polri di lokasi banjir merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya.
Indra Waspada menegaskan, kehadiran Polri di lokasi banjir untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman, dan untuk membantu warga terdampak. Serta memastikan layanan kesehatan dapat diakses dengan baik.
“Personel kami disiagakan untuk membantu proses evakuasi maupun kebutuhan masyarakat lainnya,” kata dia.
Dia menambahkan, Polresta Tangerang terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan instansi terkait dalam penanganan banjir di wilayah Kecamatan Jayanti.
Sekaligus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Indra Waspada memastikan, personel akan tetap disiagakan selama kondisi banjir belum sepenuhnya surut guna menjaga keamanan dan memberikan bantuan yang diperlukan masyarakat.(Red)












Tinggalkan Balasan