INDOPOLITIKA.COM – Proses verifikasi administrasi yang akan berlangsung hingga 11 September 2022 mendatang dan hasilnya diumumkan pada 14 September 2022.

Berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 55 Tahun 2020, partai-partai politik parlemen yang berhasil lolos proses verifikasi administrasi akan otomatis ditetapkan sebagai peserta Pemilu 2024.

Namun, dari proses tersebut ditemukan berbagai masalah yakni pencatutan nama yang dilakukan oleh partai politik.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tangsel menemukan 9 orang yang namanya dicatut oleh partai politik. Dan data tersebut langsung diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangsel.

“Sampai dengan kemarin ada 9 orang yang melaporkan kepada posko pengaduan Bawaslu Tangerang Selatan,” ujar Anggota Bawaslu Tangsel Aas Satibi, Kamis (8/9/2022).

Aas juga mengatakan, bahwa ada beberapa temuan lainnya seperti data ganda. Namun hal tersebut sudah langaung dilakukan perbaikan dalam mekanisme di KPU Tangsel.

“Kalau yang ganda itu kan langsung diselesaikan dengan mekanisme yang ada di KPU. Kami sementara ini sifatnya langsung melaporkan temuan dan juga aduan dari masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Tangsel, Divisi Teknis dan Pelaksanaan, Ajat Sudrajat mengatakan Parpol yang mencatut nama-nama warga sipil dan PNS diminta melakukan perbaikan data kepengurusan dan keanggotaan parpol di tingkat kota.

“Tahapan verifikasi administrasi ini sampai Desember, jadi masih panjang dan kami membuka ruang tanggapan masyarakat. Untuk 6 yang tercatut itu ada dari parpol baru dan parpol lama,” jelas dia.

“Setelah verifikasi engga ada yang terlibat. Ada satu yang dulunya pengurus, tapi engga lagi. Sekarang masih verifikasi administrasi dan ini sampai Desember, nanti tinggal perbaikan oleh Parpol di pertengahan September di tahapan perbaikan administrasi,” pungkasnya. [Red]

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com