BAZNAS Lakukan Aksi Pengentasan Stunting di Parigi Moutong

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)  melakukan aksi Pengentasan Stunting melalui pemanfaatan potensi kelapa di Desa Tandaigi, Kecamatan Siniu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jumat (24/1/2020).

Program tersebut dilaksanakan oleh tim dari Rumah Sehat BAZNAS (RSB) bekerjasama dengan desa dan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas)  dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional dan Milad BAZNAS ke-19.

Baca juga:

Bahan baku kelapa yang menjadi kekayaan alam Parigi Moutong diolah menjadi VCO (Virgin Coconut Oil) dan biskuit blondo sebagai makanan tambahan untuk memenuhi kebutuhan gizi bagi anak usia di bawah lima tahun (balita) dan ibu hamil.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Parigi Moutong Badrun Nggai, Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS, Irfan Syauqi Beik, dan Kepala Lembaga Program Rumah Sehat BAZNAS, Dr Reza Ramdhoni.

Irfan menjelaskan kegiatan aksi pengentasan stunting yang diinisiasi oleh BAZNAS ini merupakan komitmen untuk membantu pemerintah dalam pengentasan gizi buruk demi mencetak generasi unggul penerus bangsa yang unggul.

“Stunting bukan hanya masalah pemerintah saja, namun seluruh masyarakat harus turun tangan ikut berperan aktif bergerak untuk pencegahan hingga pengentasan. BAZNAS siap menjadi inisiator untuk mengajak berbagai pihak bergerak bersama memutus mata rantai stunting di Indonesia dengan berbagai program berbasis nutrisi,” ujarnya.

Irfan menambahkan Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki lahan tanaman kelapa terbesar di dunia, namun bukan yang terdepan dalam hal pemanfaatan tanaman kelapa.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *