Begini Pandangan Ketua PBNU Soal Pelaku Bom di Polrestabes Medan

  • Whatsapp
KH Marsudi Syuhud

INDOPOLITIKA.COM – Ketua PBNU KH Marsudi Syuhud menegaskan bahwa kejadian bom yang terjadi di Polrestabes Medan, Sumatera utara pada Rabu (13/11) pagi, semakin mengukuhkan fakta bahwa ekstremisme dan terorisme di Indonesia ini memang ada.

Orang yang memiliki paham membahayakan ini masih berkeliaran di bumi Indonesia ini sehingga menurutnya, sudah jelas bahwa untuk memberantas terorisme adalah dengan memberantas pahamnya.

Berita Lainnya

Berdasarkan fakta yang terungkap dari kasus terbaru ini, pelaku bom bunuh diri ini masih berumur 24 tahun. Hal ini juga harus menjadi perhatian seluruh elemen bangsa bahwa generasi muda di era medsos saat ini rentan menjadi martir paham ekstrem.

“Bomber ini kurang ajaran agamanya. Karena ingin disebut agamis lalu mencari sumber-sumber yang menarik menurutnya,” kata Kiai Marsudi, kemarin.

Mereka, menurut Kiai Marsudi, lebih senang belajar agama melalui media sosial dan tidak selektif dalam memilih ustadz atau guru agama yang dijadikan panutan. Di masa usia yang sedang mencari jati diri ini mereka dapat dengan mudah terpapar paham radikal ekstremis.

Ia mengingatkan para orangtua untuk benar-benar memantau putra-putrinya dalam pergaulan termasuk organisasi apa yang diikuti di sekolahnya. “Awasi anak-anak. Pastikan ikuti organisasi yang sudah eksis saja,” sarannya.[asa]

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *