Begini Pesan SBY Kepada Jokowi yang Disampaikan AHY

  • Whatsapp

Indopolitika.com, JAKARTA–Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor.

Pertemuan ini dilakukan sebagai wujud dan harapan bahwa Jokowi dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bisa terus menjalin komunikasi.

Baca Juga:

“Utamanya dalam mendiskusikan berbagai hal situasi bangsa dewasa ini.‎ Sebagai mantan presiden dua periode, SBY memiliki wisdom dan pengalaman tertentu yang ingin dibagi dan disampaikan dalam rangka berikan support pada Presiden Jokowi dalam menangani situasi polhukam akhir-akhir ini,” ujar AHY di lokasi.

‎AHY mengatakan, harapan dari SBY supaya pemerintah dan negara dapat menangani situasi pasca pengumuman rekap pemilu secara damai.

“Harus dihadirkan solusi-solusi atau pendekatan yang tepat. Artinya tersedia ruang dialog dan komunikasi. Solusi politik hukum dan tersedia pendekatan keamanan,” katanya.

“Karena ini bangsa kita sendiri, kita berharap penanganan dilakukan dengan baik dan sebisa mungkin kita terhindar dari segala korban yang tidak diperlukan. Tapi tentu ini negeri hukum yang harus ditegakkan secara tegas dan berkeadilan. Ini harapan besar kita semua,” ungkapnya.

Dalam pertemuan empat mata itu, AHY menyampaikan salam dan ucapan selamat dari sang ayahanda, SBY pada Presiden Jokowi yang terpilih kembali berdasarkan hasil perhitungan suara KPU.

“Ada kelegaan dan harapan karena semua pihak ingin menjaga suasana damai,” kata AHY.

Jokowi sudah menegaskan akan menjadi Presiden bagi semua orang. Sehingga ini sejalan dengan napas Partai Demokrat yaitu Indonesia untuk semua.

Di sisi lain Prabowo Subianto juga sudah menyampaikan akan menempuh jalur konstitusional, untuk memproses kecurangan-kecurangan selama pelaksanaan pemilu.

“Sehingga Pak SBY senang dan mengapresiasi Pak Prabowo yang mau menempuh jalur hukum,” ungkapnya.

Menurut AHY, semua pihak ingin terus membangun Indonesia. Jangan sampai karena kontestasi politik yang keras, masyarakat jadi terbelah.

AHY mengingatkan bahwa Indonesia adalah rumah besar untuk semua orang. Sehingga punya tujuan bersama. Indonesia ke depan harus diisi dan diperjuangkan agar bisa menghadirkan Indonesia yang hebat dalam 5-10 tahun mendatang.‎ (jp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *