Bekas Perusahaan Milik Mas Nadiem Disebut-sebut Beli Saham Blue Bird

  • Whatsapp
Nadiem Makarim saat masih di Gojek bekerjasama dengan Blue Bird

INDOPOLITIKA.COM – Startup decacorn super apps, Gojek dikabarkan membeli saham PT Pusaka Citra Djokosoetomo selaku pemegang saham pengendali PT Blue Bird Tbk (Bird) sebesar 4,33 persen dengan nilai Rp 411,1 miliar.

Menanggapi hal ini, Chief Corporate Affairs Gojek, Nila Marita, menyatakan hingga saat ini belum ada pembicaraan soal hal tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kami tidak mengomentari spekulasi yang ada di pasar. Saat ini, Gojek dan Blue Bird memang memiliki kerja sama bisnis dimana konsumen Gojek dapat mengakses layanan Blue Bird melalui aplikasi kami,” katanya seperti dikutip dari kumparan, Selasa (18/2/2020).

Kerja sama yang dilakukan antara Gojek dan Blue Bird selama ini, lanjut Nila, masih sebatas penggunaan aplikasi. Yakni konsumen Gojek dapat memesan Blue Bird melalui aplikasi Gojek.

Dikutip dari Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/2), Pusaka Citra Djokosoetono menyampaikan laporan kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan perusahaan terbuka kepada otoritas bursa tertanggal 14 Februari 2020.

Dalam laporan tersebut, tertulis bahwa Pusaka Citra Djokosoetono melepas sebanyak 108,2 juta saham Blue Bird pada harga Rp 3.800 per saham. Transaksi tersebut terjadi pada 13 Februari 2020. Pada saat jual beli, harga saham Blue Bird di pasar sebesar Rp 2.490.

Dengan demikian, kepemilikan saham BIRD oleh Pusaka Citra Djokosoetono pun berkurang menjadi 788,59 juta saham atau 31,52 persen dari sebelumnya 896,8 juta atau 35,84 persen. Namun demikian, perusahaan masih tercatat sebagai pemegang saham pengendali.

Dalam laporan tersebut tertulis bahwa transaksi dilakukan untuk tujuan bisnis. Sayangnya, Pusaka Citra Djokosoetono tidak menyebutkan mengenai pembeli saham tersebut.

Sebelumnya, Startup decacorn super apps, Gojek, sempat dikabarkan akan membeli 5 persen saham perusahaan taksi terkemuka Indonesia, Blue Bird. Untuk transaksi tersebut, perusahaan yang didirikan Nadiem Makarim itu, disebut-sebut harus merogoh dana USD 30 juta atau sekitar Rp 420 miliar.

Kabar yang dilansir Bloomberg menyebutkan, pembelian 5 persen saham Blue Bird itu akan menandai investasi terbaru Gojek. Startup yang bernilai USD 10 miliar itu, saat ini merupakan salah satu yang terbesar di kawasan Asia Tenggara.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *