Internasional

Belanda Minta Rusia Ajukan Bukti Baru soal Tragedi MH17

Puing pesawat MH17 tergeletak di Ukraina timur. (Foto: AFP)

Den Haag: Tim jaksa asal Belanda yang menyelidiki tragedi MH17 akan mencermati segala informasi terbaru dari Rusia. 

Pernyataan disampaikan usai beberapa pejabat Rusia mengaku memiliki bukti baru bahwa misil yang mengenai pesawat maskapai Malaysia Airlines itu berasal dari Ukraina.

MH17 jatuh usai ditembak misil pada Juli 2014. Total 298 orang yang ada di pesawat tersebut meninggal dunia. 

Selama ini, Rusia menuduh Ukraina sebagai dalang di balik penembakan MH17. Moskow menuduh Tim Investigasi Gabungan Internasional (JIT) menggunakan video palsu untuk menunjukkan bahwa rudal itu datang dari Rusia.

Amsterdam menyebut beragam informasi terkait MH17 yang diberikan Rusia sejauh ini keliru di beberapa poin. Sejumlah permintaan dari Belanda terkait investigasi MH17 juga belum dijawab Rusia.

JIT mengatakan pihaknya selalu hati-hati dalam menganalisis informasi yang diberikan oleh Rusia.

"Informasi (dari Rusia) yang sebelumnya dihadirkan kepada publik dan juga diberikan kepada JIT, secara faktual tidak akurat di beberapa poin," sebut JIT, seperti dilansir dari kantor berita BBC, Selasa 18 September 2018.

Rusia mengabaikan permintaan JIT untuk menghadirkan semua informasi relevan terkait MH17 pada 2014. 

Mei lalu, Moskow juga tidak merespons permintaan dari JIT mengenai rincian serpihan misil yang mengenai MH17. JIT menyoroti sebuah Resolusi Dewan Keamanan PBB pada 2016 yang mewajibkan semua negara bekerja sama sepenuhnya dengan penyelidikan internasional.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Ukraina Stepan Poltorak menepis klaim Rusia terkait MH17. Ia menyebut tuduhan itu sebagai sebuah kebohongan dan "kisah palsu."

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close