Belanja PDN-UMK Pemprov Banten Tembus Rp 3,2 Triliun, Pemkab Tangerang Capai Rp 1 Triliun

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar/ist

INDOPOLITIKA.COM – Banten menjadi salah satu provinsi dengan komitmen yang cukup tinggi dalam hal belanja Produk Dalam Negeri (PDN) maupun UMK.

Hal itu terbukti dengan masuknya daerah tersebut di jajaran lima besar provinsi dengan belanja PDN-UMK terbesar di 2022 ini. Jika ditotal, Banten menghabiskan Rp 3,2 triliun.

Rincianya, untuk belanja PDN, Banten yang berada di posisi empat besar menghabiskan Rp 1,9 triliun. Sedangkan untuk produk UMK yang notabene Banten berada di posisi empat juga tembus Rp 1,3 triliun.

Diketahui, untuk PDN terbesar tingkat Provinsi ditempati DKI Jakarta dengan nilai belanja Rp 8,6 triliun. Kemudian Aceh (Rp 3,6 T), Jatim (Rp 2,7 T), Banten (Rp 1,9 T) dan Jawa Tengah (Rp 1,9 T).

Kemudian, belanja UMK terbesar DKI Jakarta (Rp 3,9 T), Aceh (Rp 2,5 T), Jatim (Rp 1,4 T), Banten (1,3 T) dan Jateng (Rp 1,0 T).

Pemkab Tangerang

Sementara itu, Kabupaten Tangerang juga masuk lima besar kategori Pemkab dengan belanja Produk Dalam Negeri (PDN) terbesar. Kota yang dipimpin Ahmed Zaki Iskandar itu belanja PDN dengan nilai mencapai Rp 1,0 triliun.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Monev Inpres 2 Tahun 2022 dengan tema Koperasi Dan PDN Kuat, Ekonomi Pulih Lebih Cepat, di ICE BSD Pagedangan, Selasa (29/11/2022) mengaku bersyukur atas capaian itu.

Disela-sela acara tersebut Bupati mengatakan Presiden Jokowi meminta kepada seluruh pemda untuk melakukan perbaikan secara besar-besaran dari hulu hingga hilir dengan memperbanyak produk dalam negeri yang memiliki sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) agar kualitas Produk Dalam Negeri (PDN) makin meningkat.

“Syukur alhamdulillah Kabupaten Tangerang masuk 5 besar daerah Kabupaten yang angka PDN-nya terbesar di Indonesia,” ungkapnya.

Zaki berharap angka PDN di Kabupaten Tangerang akan semakin meningkat seiring dengan makin banyaknya masyarakat yang semakin sadar berbelanja dan konsumsi produk-produk lokal dan semakin berkembangnya pelaku usaha UMKM dan Koperasi di Kabupaten Tangerang. [Red]

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *