Benarkah UAS Berhenti Dari PNS Karena Kesibukannya Berdakwah?

  • Whatsapp
Menhan Prabowo Subianto dan Ustaz Abdul Somad

INDOPOLITIKA.COM- Ustaz Abdul Somad Batubara (UAS) sudah resmi diberhentikan sebagai dosen Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska).

Rektor UIN Suska Prof Akhmad Mujahidin mengatakan berdasarkan surat kewenangan yang diberikan oleh Sekjen Kementerian Agama tertulis bahwa mulai tanggal 1 Desember 2019 UAS  sudah tidak lagi mengajar di kampusnya.

Muat Lebih

“Mulai tanggal 1 Desember 2019 UAS resmi tidak mengajar lagi di UIN Suska sebagai PNS, ini berdasarkan surat keputusan Kementrian Agama RI nomor S-35761/B.II.3/Kp.09/9/2019 tanggal 8 November 2019,” tambah Mujahiddin.

Akhmad mengatakan keinginan UAS untuk mengundurkan diri dari dosen PNS sudah dikabulkan. Kata dia, pengambilan keputusan pemberhentian UAS merupakan solusi yang ditawarkan oleh Kemenag. Sehingga kehormatan dan nama baik UAS masih terjaga.

“Kami sudah mengikuti semua prosedur yang ada untuk mengabulkan surat permohonan pengunduran diri UAS sebagai PNS. Dia kami berhentikan dengan hormat. Dia terhormat banget,” kata Rektor UIN Suska Prof Akhmad Mujahidin, Rabu (20/11/2019).

Menurut Akhmad, pihaknya sudah menempuh regulasi untuk mengambil keputusan memberhentikan UAS sesuai dengan permintaannya. Pihak kampus dalam tiga pekan berturut-turut sudah melayangkan surat klarifikasi kepada UAS.

“Jadi beliau itu kehormatannya sangat terjaga. Lain hal kalau diperiksa KASN, keputusannya malah diberhentikan tidak hormat kan lain lagi. Tentu Rektor mengambil keputusan berdasarkan regulasi di atasnya. Sekarang kan Sekjen (Kemenag) kasih solusi, ya berhentikan dengan hormat, ya itu kan hak rektor, ya sudah, kami luruskan saja,” kata Akhmad.

Akhmad mengatakan surat pertimbangan dari Sekjen Kemenag dijawab pada 8 November 2019. Hanya saja, surat secara resmi diterima pihak kampus pada 12 November 2019.

“Itu pun ketika saya ke Jakarta. Terus dikasih tahu surat resmi sudah selesai saya jemput. Terus tanggal 13-nya kami musyawarah pimpinan, kami sikapi, ya akhirnya ya sesuai dengan permintaannya (UAS) ya kami luluskan permohonannya untuk berhentikan dengan hormat,” kata Akhmad.

Sebelumnya, Ustaz Abdul Somad atau yang akrab disapa UAS mengundurkan diri dari pegawai negeri sipil (PNS) di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif  Kasim (UIN Suska) Riau. Meski dalam surat pengunduran diri UAS ini menjelaskan alasannya sibuk berdakwah. Namun publik mengaitkannya dengan peristiwa kegiatan politiknya pada Pilpres lalu.

Kolega UAS di UIN Suska Riau, Elviriadi, berasumsi jika perlakuan terhadap UAS selama ini bisa menjadi alasan dai tersebut mengundurkan diri dari PNS. Menurutnya ada kaitannya sedikit-banyak dengan politik di luar.

Misalnya, ketika UAS menyatakan dukungannya kepada Prabowo Subianto di Pilpres. Ditambah lagi dengan adanya beberapa pernyataan UAS yang menyebabkan dirinya ditolak beberapa pihak.

UAS dalam materi dakwahnya kerap melakukan kritik teradap pemerintah. Dugaan tersebut kemudian mengerucut dengan pernyataan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) saat itu Syafruddin yang  menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang mengkritik pemerintah. Ia juga menyebut ada aturan yang mengatur ASN agar tidak melakukan hal tersebut.[pit]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *