Bendungan Ciawi Ditarget Rampung Juli 2021, Jubir Jokowi: Presiden Penuhi Janji Atasi Banjir Jakarta

  • Whatsapp
Bendungan Sukamahi Jawa Barat. Foto: akun Twitter @FadjroeL

INDOPOLITIKA.COM – Sebagai upaya pemerintah dalam mengurangi kerentanan kawasan metropolitan Jakarta dari bencana banjir, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan dua bendungan kering (dry dam) yakni Bendungan Sukamahi dan Ciawi di Kabupaten Bogor.

Pembangunan kedua bendungan merupakan bagian dari rencana induk pengendalian banjir (flood control) Jakarta yang sesuai kontrak kerja akan rampung tahun 2021. Progres konstruksi Bendungan Ciawi yang dimulai pembangunannya sejak Desember 2016 sudah mencapai 71 persen dan pembebasan lahan 96 persen.

Berita Lainnya

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan optimistis untuk konstruksi bendungan ini dapat segera rampung pada Juli 2021.

“Untuk pembebasan lahan saat ini sudah selesai sehingga konstruksinya bisa selesai dalam waktu dekat,” ujarnya, dikutip dari laman Kementerian PUPR, Minggu (9/5/2021).

Basuki mengatakan, tantangan lainnya dalam pembangunan Bendungan Ciawi selain pembebasan lahan adalah cuaca terutama hujan yang masih sering terjadi hampir sepanjang tahun.

“Untuk mengatasinya kami selimuti lahan yang masih dikerjakan saat hujan. Saat tidak hujan baru dipadatkan lagi lapis demi lapis,” tuturnya.

Setelah rampung, Menteri PUPR berpesan agar kondisi sekitar bendungan kembali dihijaukan dengan ditanami pohon. Hal ini sebagai konservasi alam pada area sabuk hijau atau greenbelt.

Pembangunan Bendungan Ciawi merupakan bagian dari rencana induk (masterplan) Pengendalian Banjir Jakarta. Bendungan Ciawi direncanakan memiliki volume tampung 6.05 juta meter kubik dan luas genangan 39.40 hektare.

Bendungan ini didesain untuk mengurangi debit banjir yang masuk ke Jakarta dengan menahan aliran air dari Gunung Gede dan Gunung Pangrango sebelum sampai ke Bendung Katulampa yang kemudian mengalir ke Sungai Ciliwung. Rampungnya pembangunan Bendungan Ciawi akan mereduksi banjir sebesar 111,75 meter per detik.

Terkait dengan pembangunan bendungan tersebut, Jubir Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman turut memberikan komentar. Melalui akun Twitternya @fadjroeL, ia menyampaikan jika bendungan itu termasuk dalam proyek strategis nasional sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 56 Tahun 2018 & terakhir diubah dengan Perpres Nomor 109 Tahun 2020.

“Presiden @jokowi memenuhi janji untuk mengatasi #BanjirJakarta. Pembangunan Bendungan Ciawi & Sukamahi termasuk dalam Proyek Strategis Nasional sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 56 Tahun 2018 & terakhir diubah dengan Perpres Nomor 109 Tahun 2020,” tulisnya.

“Bendungan Sukamahi memiliki daya tampung 1,68 juta meter kubik & luas area genangan 5,23 ha. Sementara untuk Bendungan Ciawi memiliki volume tampung 6,05 juta meter kubik & luas genangan 39,40 ha,” tuturnya. [ind]

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *