Internasional

Bendungan Roboh, Ratusan Orang Dilaporkan Hilang di Laos

Banjir yang melanda desa di Laos usai bendungan roboh (Foto: AFP).

Attapeu: Ratusan orang dilaporkan hilang saat sebuah bendungan yang menjadi sumber pembangkit listrik tenaga air di Laos, roboh.
 
Air bah segera menghantam enam desa yang berada di bawah bendungan tersebut. Dikhawatirkan ratusan orang tewas dalam insiden ini.
 
Laos News Agency mengatakan, kejadian berlangsung di bendungan pembangkit listrik tenaga air di Distrik Sanamxay di Provinsi Attapeu tenggara pada Senin 23 Juli malam waktu setempat.
 
Diperkirakan air yang keluar dari bendungan itu mencapai lima miliar kubik meter atau bisa memenuhi sekitar lebih dari dua juta kolam renang ukuran olimpiade. Banjir bandang pun langsung menerjang wilayah jalur sungai dari bendungan tersebut.
 
Pembangunan bendungan sedang marak dilakukan Laos yang dilalui oleh jaringan sungai yang luas. Keberadaan bendungan ini bisa membuat Laos mengekspor listrik ke negara tetangga seperti Thailand.
 
Pihak berwenang masih mencari korban selamat dari terjangan air. Beberapa foto memperlihatkan warga yang membawa anak-anak bertahan di perahu kayu dan berupaya bergerak di air yang bercampur lumpur.
 
"Kami belum memiliki informasi resmi tentang korban atau berapa banyak yang hilang," kata seorang pejabat Provinsi Attapeu kepada AFP, Selasa 24 Juli 2018.
 
Pejabat yang menolak menyebut namanya itu menambahkan bahwa 'tidak ada sinyal telepon' di wilayah banjir.
 
"Kami mengirim tim penyelamat yang akan membantu mereka dan memberikan bantuan dasar terlebih dahulu," tambah pejabat itu.
 
Bendungan senilai USD1,2 miliar adalah bagian dari proyek oleh Xe Pian Xe Namnoy Power Company (PNPC) di Vientiane. Ini adalah perusahaan patungan yang dibentuk pada 2012.
 
Di antara perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam proyek ini adalah Electronic Generating Holding dari Thailand, Korea Western Power dari Korea Selatan dan Lao Holding State Enterprise yang merupakan perusahaan negara.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close