Internasional

Bentrokan dan Serangan Drone Tewaskan 10 Militan Al Qaeda

Pesawat tanpa awak atau drone jenis Reaper milik AS. (Foto: AFP)

Marab: Sepuluh terduga militan grup ekstremis Al Qaeda dan dua prajurit pro pemerintah Yaman tewas terkena serangan pesawat tanpa awak (drone) dan juga dalam baku tembak, Minggu 22 Juli 2018.

Otoritas di provinsi Marab yang loyal terhadap pemerintah resmi Yaman mengatakan sebuah drone menyerang satu rumah yang biasa digunakan Al Qaeda. Empat orang tewas dalam serangan tersebut.

Sementara itu dalam peristiwa terpisah, enam anggota Al Qaeda dan dua pejuang pro pemerintah tewas dalam baku tembak di provinsi Shabwa pada Jumat kemarin.

AS adalah satu-satunya negara di dunia yang mengoperasikan drone bersenjata di Yaman. 

Washington menganggap Al Qaeda in the Arabian Peninsula (AQAP) sebagai grup pecahan al-Qaeda paling berbahaya di dunia.

Gempuran drone terhadap AQAP meningkat sejak Presiden AS Donald Trump berkuasa pada Januari 2017.

AQAP semakin berkembang di tengah kekacauan perang sipil Yaman, yang melibatkan koalisi pimpinan Arab Saudi dalam melawan pemberontak Houthi.

Hampir 10 ribu orang tewas dalam konflik di Yaman sejak 2015, saat Arab Saudi dan para sekutunya memutuskan mendukung Presiden Abedrabbo Mansour Hadi dan melawan Houthi.

Konflik membuat Yaman berada di ambang bencana kelaparan, yang disebut Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.0

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close