Berani Gak Pemprov DKI dan DPRD Gelar Rapat Pembahasan Anggaran Secara Live?

  • Whatsapp
Rapat KUA-PPAS

INDOPOLITIKA.COM – Rencana anggaran DKI jadi sorotan setelah ditemukannya komponen usulan di situs APBD DKI. Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Pemprov DKI Jakarta transparan sehingga masyarakat bisa ikut terlibat mengawasi penyusunan anggaran.

“Justru pada saat pengusulan ini masyarakat harusnya dilibatkan. Karena masyarakat akhirnya bisa membandingkan, apakah usulan yang disampaikan dalam musrembang itu sesuai nggak dengan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD). Itu kan kemudian dituangkan dalam KUA-PPAS,” kata Wakil Koordinator ICW Agus Sunaryanto kepada wartawan Minggu (3/11/2019).

Baca Juga:

Agus mengatakan masyarakat berhak terlibat dalam penyusunan anggaran. Sebab, APBD berasal dari pajak yang dibayarkan masyarakat.

Dia mengatakan Pemprov tak perlu takut dibukanya dokumen malah menjadi polemik. Menurutnya, masyarakat patut dilibatkan dalam penyusunan anggaran daerah.

“Kalau sekarang justru tidak di-posting, ditutup-tutupi. Seolah-olah kalau dibuka menimbulkan polemik, justru polemik itu kan ada diskursusnya. Toh tujuannya kan bukan untuk mempermalukan pemerintah daerah atau TAPD. Tapi kan juga untuk menguji apakah ada kehati-hatian dalam penyusunan anggaran, menguji akurasinya,” sambungnya.

Agus lalu menantang Pemprov DKI dan DPRD DKI untuk menggelar rapat pembahasan anggaran secara langsung (live) di televisi. Menurutnya, dengan cara tersebut, masyarakat bisa dilibatkan dan mengawasi rapat agar keputusan yang dihasilkan bisa berdampak ke masyarakat.

“Bahkan menurut saya, dalam proses pembahasan nanti bisa dilakukan secara live, misalnya. Kan ada TV pemda. Kita ingin menguji sejauh mana komitmen anggota dewan kita dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Misalnya kelompok disabilitas, ada nggak, tercermin nggak dalam pembahasan tersebut. Teralokasi atau tidak. Bagaimana misalnya kelompok-kelompok perempuan, atau orang-orang yang memiliki penyakit tertentu misalnya. Itu teralokasi tidak. Dan misal anak muda, tercermin atau tidak,” ujar dia.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *