Internasional

Berdiri Terlalu Dekat, Turis Tiongkok Tewas Digigit Kuda Nil

Seekor kuda nil di kebun binatang Kolombia. (Foto: AFP)

Nairobi: Seorang turis asal Tiongkok meninggal dunia usai digigit seekor kuda nil di bagian dada saat berusaha mengambil foto di Kenya.

Chang Ming Chuang, 66, diketahui sedang berusaha mengambil foto kuda nil di sebuah resor alam liar di Lake Naivasha, sekitar 90 kilometer dari ibu kota Nairobi.

Wisatawan kedua yang juga berasal dari Tiongkok terluka dalam serangan tersebut. Enam orang dilaporkan tewas diserang kuda nil di area tersebut sepanjang tahun ini.

Seperti dikutip dari BBC, Minggu 12 Agustus 2018, sejumlah saksi mata mengatakan kedua turis itu berdiri terlalu dekat dengan kuda nil di sekitar hotel Sopa.

Korban yang digigit sempat dilarikan ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan hebat.

Turis kedua, bernama Wu Peng Te, dirawat atas luka memar di Rumah Sakit Distrik Naivasha.

David Kilo, Kepala Asosiasi Pemilik Kapal Lake Naivasha, mengatakan kepada surat kabar Kenya's Star bahwa meningkatkan ketinggian air telah mengurangi area rerumputan yang merupakan makanan kuda nil.

Hal tersebut membuat kuda nil keluar dari air dan mencari makan ke area persawahan serta halaman hotel. Kemungkinan terjadinya pertemuan kuda nil dengan manusia pun semakin besar.

Badan Alam Liar Kenya mengaku sedang melacak keberadaan kuda nil yang membunuh turis Tiongkok tersebut.

Kuda nil, salah satu mamalia paling mematikan di dunia, memiliki gigi tajam dan bisa berbobot hingga tiga ton. Hewan ini membunuh rata-rata 500 orang per tahun di Afrika.

Tahun lalu, Kenya meraup USD1,2 miliar dari sektor pariwisata, yang didapat dari kunjungan 1,4 juta turis internasional.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close