Berharap Dapat Bocoran Dari Mega Soal Cawalkot, Purnomo Pulang Ke Solo ‘Lemes’

  • Whatsapp
Achmad Purnomo dan Gibran Rakabuming Raka saat bertemu di sebuah acara.

INDOPOLITIKA.COM- Peluang Wakil Walikota yang juga kandidat bakal calon Walikota Solo, Achmad Purnomo, agaknya semakin tipis. Purnomo yang baru saja kembali dari arena Rakernas PDIP di Jakarta mengungkapkan, saat di arena Rakernas PDIP sama sekali tak mendapat bocoran info terkait pencalonan dirinya, apakah akan didukung PDIP atau tidak. Dia ‘lemes’ pulang ke Solo karena tak dapat bocoran dari Mega.

“Sama sekali nggak ada (info). Hanya secara umum untuk Pilkada 2020 diharapkan semakin banyak kader PDIP yang terpilih jadi kepala daerah,” kata Purnomo kepada wartawan di Balai Kota Solo, Senin (13/01/2020).

Bacaan Lainnya

Purnomo sempat berharap rekomendasi Pilkada 2020 disampaikan saat itu juga. Namun, rekomendasi yang ditunggu itu batal disampaikan karena beberapa sebab.

“Tadinya memang berharap ada kabar tentang rekomendasi tapi ternyata ditunda,” imbuhnya.

Dia pun menyebut tak ada komunikasi khusus antara DPP dengan dirinya selama rakernas. Bahkan tak ada komunikasi khusus saat dirimu bersalaman dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Tadinya saya berharap begitu (diajak komunikasi dengan DPP). Tapi tidak sama sekali. Bu Mega saya salami juga biasa saja, kayak biasanya gitu. Pak Hasto juga,” ujar dia.

Seperti diketahui, Purnomo saat ini bersaing dengan sejumlah bakal calon lain untuk mendapatkan rekomendasi dari Megawati untuk maju ke Pilkada Solo 2020. Rival terberatnya saat ini adalah putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang juga mengajukan diri sebagai calon dari PDIP.

Pada hari terakhir Rakernas, Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto sempat mengatakan Megawati akan menyampaikan nama-nama calon kepala daerah yang akan maju pada Pilkada 2020 di waktu yang tepat. Hasto menyebut DPP PDIP sudah merekomendasikan 44 nama calon kepala daerah.

“Tetapi melihat pada saat itu bagaimana banyak kepala daerah PDIP yang sedang bergiat mencanangkan tanggap darurat untuk bencana maka kemudian kami tunda (pengumuman bakal calon kepala daerah itu). Kami lebih kedepankan kepentingan rakyat itu,” tuturnya.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *