INDOPOLITIKA.COM – Lama dicari keberadaanya, sopir Fortuner arogan berpelat TNI Palsu seperti video viral beberapa waktu lalu akhirnya ditangkap.  

Pria tersebut informasinya berinisial PWGA. Ia ditangkap di kediamannya yang berada di daerah Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Selasa (16/4/2024) malam.  

Informasi ini berdasarkan unggahan media sosial Puspom TNI, @puspomTNI.  

“Pelaku pemalsu plat dinas TNI Noreg 84337-00 yang viral, ditangkap dan diamankan di Polda Metro Jaya,” tulis akun @puspomTNI, dikutip Rabu, (17/4/2024). 

“Dari hasil pemeriksaan dipastikan yang bersangkutan merupakan warga sipil yang berprofesi sebagai seorang pengusaha. (bukan seorang anggota TNI),” tulis akun tersebut.  

Adapun motif yang bersangkutan memalsukan plat dinas TNI Noreg 84337-00 tersebut, semata-mata untuk menghindari peraturan lalu lintas ganjil genap di wilayah Jakarta. 

Saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan untuk tuduhan pemalsuan sebagaimana yang diatur dan diancam dalam pasal 263 KUHP berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/2005/IV/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA, Tanggal 12 April 2024. 

“Selanjutnya pelaku akan mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut dengan menjalani proses hukum di Polda Metro Jaya,” demikian unggahan Puspom TNI. 

Seperti diketahui, aksi pria arogan di Tol Japek ini viral di media sosial. Ia terlibat cekcok karena menyalip dari kiri jalan dan menyenggol kendaraan lainnya. 

Padahal, dalam aturan lalu lintas, pengemudi dilarang mendahului dari kiri tol. Termasuk menggunakan kiri jalan jika tidak dalam keadaan terdesak. 

“Bapak dinas di mana?” ucap salah seorang penumpang di mobil sipil yang disenggol sebelum pengendara Fortuner tancap gas. 

“Mabes TNI,” jawab pria yang menggunakan pelat Mabes TNI yang langsung keluar dari mobilnya. 

“Atas nama siapa?” tanya penumpang sipil. 

“Kakak saya jenderal,” jawab pria itu. 

Pria itu kemudian menyebut nama kakaknya adalah Sonny Abraham. 

“Sonny Abraham cari,” ucap pria berkacamata itu. [Red]

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com