Bertemu Anies Baswedan, Walikota Bengkulu Beri Resep Ini Untuk Atasi Macet DKI

  • Whatsapp
Walikota Bengkulu Helmi Hasan saat bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Senin (27/01/2020).

INDOPOLITIKA.COM- Sambangi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Walikota Bengkulu Helmi Hasan berikan masukan pada Anies atasi macet di Ibukota. Helmi mengawali sarannya soal macet dengan bicara mengenai banyaknya mobil di DKI. Warga yang beraktivitas di DKI berpindah tempat menggunakan kendaraan pribadi hingga akhirnya memenuhi jalan dan berakibat pada macet.

Kemudian, Helmi bicara soal demografi penduduk DKI yang mayoritas muslim. Seorang muslim wajib menjalankan salat yang selayaknya dilaksanakan secara berjemaah.

Baca juga:

Menurut Helmi, perpindahan tempat warga Jakarta yang mayoritas muslim perlu diminimalisir. Caranya, kata dia, adalah dengan memperbanyak masjid yang bisa menjadi pusat kegiatan di titik-titik strategis.

Keberadaan masjid-masjid di titik-titik strategis, dibarengi dengan seruan salat berjemaah, diyakininya akan mengurangi pergerakan warga DKI, yang akhirnya membuat jalan lebih lengang. “Jika ini bisa diterapkan luar biasa,” ujarnya Helmi Senin (27/01/2020).

Dia mencontohkan program yang sudah berjalan di Kota Bengkulu, pemerintah menfasilitasi jemaah minuman dingin, kopi, teh, makanan, tempat istirahat, tempat mandi, hingga mesin cuci agar masyarakat bahagia dan betah di masjid. Kepada Anies, Helmi juga menyampaikan program Jumat berkah makan akbar 1.000 nampan nasi usai salat Jumat di Masjid At-Taqwa.

Setelah mendengar yang disampaikan Helmi, Anies disebut menyambut baik program-program terebut dan mensupport program yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Bengkulu.

“Terima kasih sekali pak wali kota, untuk pesan-pesannya. Ini luar biasa sekali,” ujar Anies yang saat itu didampingi oleh asisten pemerintahan Reswan W Soewarjo.

Anies juga berterima kasih karena Walikota Bengkulu sudah datang berkunjung sekaligus mengundang dirinya untuk hadir di Kota Bengkulu dalam acara HUT Kota Bengkulu bulan Maret mendatang.[sgh]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Sudah waktu nya kembali ke UUD 45 Gubernur dipilih langsung oleh presiden, krn gubernur kepanjangan tangan pemerintah pusat didaerah. Jd sinkronisasi pembangunan