Internasional

Biarawati Australia Diusir dari Filipina Sebab Buat Duterte Jengkel

Biarawati Australia Patria Fox. (Foto: Channel News Asia).

Manila: Biarawati asal Australia Patria Fox, 71, masuk dalam daftar hitam dan akan dideportasi kembali ke negara asalnya. Biarawati tersebut diduga menyalahgunakan visa misionarisnya dan terlibat aktivitas politik negara.

Fox dituding mengambil bagian dalam konferensi, misi pencari fakta yang terkait dengan ketenagakerjaan. Dia juga terlibat sejumlah protes menuntut tahanan politik dibebaskan, hak asasi manusia ditegakkan, hak warga atas tanah diberikan serta darurat militer di Mindanao dicabut.

Laman Channel News Asia, Jumat 20 Juli 2018, melaporkan aksi Fox memicu kemarahan Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Dia bahkan menyebut Fox sebagai orang asing yang tidak diinginkan.

"Saya tidak terima kritik mengenai pemerintahan saya, kecuali dari warga Filipina sendiri," kata Duterte. Dia kemudian memerintahkan penyelidikan atas segala aksi Fox di Filipina.

Perintah deportasi berjumlah 10 halaman itu menegaskan kehadiran Fox di Filipina hanya akan menimbulkan risiko bagi kepentingan umum. Sang biarawati dilarang kembali ke Filipina.

Fox bekerja sebagai koordinator kongregasi biarawati Katolik sejak awal 1990-an. Dia telah menjadi incaran pemerintah karena dinilai vokal dalam mengkritik pemerintahan Duterte.

Dua bulan lalu Fox telah diberikan penangguhan hukuman oleh departemen kehakiman, sebelumnya akhirnya diusir.

Fox sendiri merupakan orang terbaru dari sederet aktivis yang menentang Duterte. Biasanya orang-orang tersebut akan diselidiki, ditahan, dan dijatuhi sanksi setelah menyuarakan kritik terhadap Durete.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close