Bocorkan Data Kekayaan Duterte, Pejabat Ombudsman Dipecat

  • Whatsapp
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (Foto: AFP)

Manila: Kantor Presiden Filipina memecat seorang pejabat senior Ombudsman karena mengungkapkan informasi soal penyelidikan kekayaan dari Presiden Rodrigo Duterte.

Sebelumnya, Ombudsman Filipina menyebut bahwa Duterte telah mengantongi sebanyak 2,2 juta Peso atau setara dengan Rp600 miliar ketika ia masih menjabat sebagai Wali Kota Davao. 

Baca Juga:

Namun, Duterte membantah keras soal dugaan tersebut. Penyelidikannya pun telah dilakukan sejak November tahun lalu. 

Arthur Carandang diduga bertanggung jawab atas pembocoran informasi soal suap-menyuap dan pengkhiatan kepercayaan publik terkait kasus kekayaan Duterte tersebut. 

Dilansir dari Channel News Asia, Rabu 1 Agustus 2018, Carandang juga diduga memiliki keberpihakan terhadap Senator Antonio Trillanes, seorang kritikus Duterte yang disebut kerap menyiarkan informasi yang merugikan pemerintah.

"Angka-angka yang diperlihatkan dalam laporan Carandang tidak benar dan menyesatkan," ungkap dia.

Kantor Presiden Filipina sebelumnya telah memberlakukan skors terhadap Carandang selama 90 hari. Namun Ombudsman menolak karena Duterte dianggap tak memiliki yuridiksi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *