Bohong! Video Ustaz Al Habsyi Tegur Orang di Kantor PBNU, Ini Penjelasanya

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Media sosial tengah hangat membahas video Ustaz Al Habsyi, menegur dan menceramahi orang yang ada di kantor PBNU, saat hendak numpang shalat.

Video tersebut bahkan ditanyakan langsung Yunarto Wijaya ke akun twitter NU. “Mas @Helmy_Yahya_Z ini benar,”cuit Yunarto, melampirkan video Ustaz Al Habsyi.

BACA JUGA:

Akun @nahdlatululama juga langsung memberikan klarifikasi jika kejadian di video itu tidak benar ada di kantor PBNU. “Assalamualaikum. Kami menegaskan bahwa kejadian dalam video yang diunggah akun@janenur23 yang berisi salah seorang penceramah sedang berdialog dengan beberapa orang, bukan berlokasi di PBNU. Terimakasih,” jelasnya.

Diketahui Dalam video yang pertama kali dishare akun@janenur.  “Habib Ahmad Al Habsyi mendatangi PBNU langsung menegur yang ada di kantor tersebut,” kata dia menambahkan tanda jempol.

Sejumlah netizen juga bereaksi melihat video yang menampilkan Al Habsyi yang seolah-olah ada di kantor PBNU. Netizen yang begitu jeli, jelas tidak percaya jika Al Habsyi datang dan numpang shalat di kantor PBNU.

Netizen bahkan menduga itu hanya ‘akting’ dari Al Habsyi agar namanya kembali terdengar. Hal itu menurut netizen  jika dilihat dari lirikan matanya yang selalu melihat ke arah kamera yang merekam dia menasehati orang seperti dalam video itu.

“Itu Al Habsyi lagi akting. Maklumin aja,” tulis salah seorang netizen, @Alfa**** membalas cuitan Yunarto Wijaya yang mempertanyakan kebenaran ustaz tersebut ke PBNU.

Di Video itu memang terlihat Al Habsyi memberi nasehat kepada beberapa orang yang ada di lokasi itu. Salah satunya dia menyinggung penceramah yang belum layak dikasih panggung dan harus perbanyak belajar dulu. Entah siapa yang dia maksud ‘belum layak dikasih panggung itu”. “Hoax videony. NU tetaplah jaya. Namun waspada dan bersahaja,” balas akun@teguh*****.

Mirisnya, setelah menyebar video itu, akun@janenur23 sudah tidak terlihat lagi menurut netizen. “Sudah menghilang akunnya. Dikira tdk ada resiko nyebar hoax,” balas akun@ariez.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *