Bos KPK Ajukan Uji Materi UU KPK Baru, Wapres: Sepanjang Tak Timbulkan Kegaduhan Saya Kira Baik Saja

  • Whatsapp
Wapres Ma'ruf Amin

INDOPOLITIKA.COM- Tiga pimpinan KPK yakni; Agus Rahardjo, Laode M Syarif dan Saut Situmorang didampingi tim kuasa hukum, Rabu (20/11/2019) lalu mengajukan gugatan uji materi (judicial review) UU KPK baru ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Menanggapi langkah pimpinan KPK tersebut, Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyebut pengajuan uji materi seperti itu merupakan hak setiap warga negara termasuk pimpinan KPK.

Muat Lebih

“Kan (gugatan uji materi) sudah juga dilakukan oleh mahasiswa beberapa waktu lalu melalui MK. Sekarang ada lagi misalnya silakan saja itu hak konstitusional masyarakat. Termasuk juga pimpinan KPK,” ujar Ma’ruf Amin di Cirebon, Jawa Barat, Jumat (22/11/2019).

Lebih lanjut dia mengatakan, selama ketidaksepakatan terhadap UU KPK baru disalurkan melalui mekanisme konstitusi maka tidak ada masalah. Ma’ruf merasa pengajuan judicial review yang dilakukan para pimpinan KPK sebagai bentuk menyalurkan aspirasi sudah tepat.

“Sepanjang mekanismenya itu ditempuh dan tidak keluar dari mekanisme dan menimbulkan kegaduhan, saya kira itu baik saja. Oleh karena itu, baik mahasiswa maupun pimpinan KPK menempuh upaya judicial review saya kira itu sudah tepat,” imbuhnya.

Sebelumnya, pimpinan KPK turun gunung mengajukan uji materi (judicial review) UU KPK baru ke MK. Pimpinan KPK yang datang ke MK yakni Agus Rahardjo, Laode M Syarif dan Saut Situmorang. Didampingi tim kuasa hukum, mereka mendaftarkan gugatan uji materi.

“Kami datang ke sini pribadi dan sebagai warga negara. Mengajukan judicial review terkait UU KPK yang baru, UU Nomor 19 Tahun 2019. Kami didukung oleh 39 lawyer kalau tidak salah. Pengajunya juga cukup banyak, antara lain kami bertiga sebagai pribadi,” kata Agus Rahardjo. [sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *