BPIP Dorong Kesbangpol Daerah Untuk Tanamkan Ideologi Pancasila Melalui Media Sosial

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM- Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mendorong Kesbangpol Daerah untuk menanamkan ideologi pancasila melalui Media Sosial. Staf Khusus Dewan Pengarah BIP Lia Kian menyarankan agar penanaman nilai-nilai pancasila ini dimulai dari peristiwa politik besar yakni pilkada.

Kata dia, sosialisasi saat moment pilkada bisa lebih efektif, karena sifatnya yang masif dan dapat merangsang perhatian penuh dari semua lapisan masyarakat.

Baca juga:

“Untuk itu Kesbangpol Provinsi/Kabupaten hendaknya dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehIdupan politik.  Kesbangpol mesti kreatif mencari jalan keluar untuk menguarai benang kusut dunia politik di Indonesia,” demikian harapan Lia Kian.

Lia mengatakan Pilkada Serentak akan diselenggarakan kembali pada tahun tahu depan, 2020. Setidaknya ada 270 daerah yang akan mengikuti pilkada serentak. Pilkada ini adalah gelombang keempat setelah pada Desember 2015 lalu pilkada dilaksanakan.

Untuk menyikapi rencana pelaksanaan pilkada serentak di 270 daerah dan upaya penanaman nilai-nilai Pancasila, Direktur Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan BPIP Aris Heru Utomo meminta Kesbangpol Provinsi/Kabupaten memanfaatkan teknologi informasi, khususnya media sosial, untuk memetakan target peserta sosialisasi pilkada dan penanaman nilai-nilai Pancasila. Tujuannya agar target sosialisasi dapat ditentukan sejak awal sehingga hasilnya akan efektif dan masif.

“Berdasarkan data statistik penggunaan internet 2019 diketahui bahwa sekitar 66% pengguna media sosial adalah generasi milenial, generasi Y dan Z yang berusia 18-34 tahun. Mereka adalah pemilih potensial yang akan sangat mewarnai pilkada 2020. Karenanya pendidikan politik dan penanaman nilai-nilai Pancasila akan efektif jika menjadikan generasi milenial sebagai target utama,” ujar Aris.

Sementara Reinhard Hutapea menyatakan, bahwa pendidikan politik di Indonesia masih kacau. Partai politik tidak memainkan operannya dengan baik dalam melakukan pendidikan politik.

“Sudah saatnya pendidikan politik di masyarakat ditumbuh kembangkan dan partai politik mesti memainkan peran penting dalam melakukan proses pendidikan tersebut. Jangan seperti sekarang, tim sukses parati politik atau peserta pilkada tidak lebih sebagai tim bagi-bagi uang,” ujar Reinhard

Sebelumnya, Rapat Koordinasi (Rakor) BPIP–Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi/Kabupaten se Sumatera dan Kalimantan di Medan, Sumatera Utara,  diselenggarakan pada hari, Rabu (11/12) di Medan.

Sekitar 100 orang Kepala Badan dan staf Kesbangpol hadir dalam pertemuan ini. Selain itu, bertindak sebagai nara sumber lainnya adalah Dosen FISIP Universitas Darma Agung Medan, Dr. Reinhard Hutapea dan Direktur Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan BPIP, Aris Heru Utomo.[pit]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *