BPKH: Jemaah Bisa Tarik Dana Haji, Tapi Antrean Daftar Tunggu Hangus

  • Whatsapp
Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Anggito Abimanyu

INDOPOLITIKA.COM – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyebut jemaah calon haji yang gagal berangkat di 2020 dan 2021 dapat menarik dana mereka. Namun, ada konsekuensi dari penarikan dana jemaah calon haji tersebut.

Kepala BPKH Anggito Abimanyu, dalam webinar bertajuk “Dana Haji Aman” mengatakan, pembatalan haji disertai penarikan dana, akan menyebabkan antrean pemberangkatan kembali mulai dari awal.

Berita Lainnya

“Pada prinsipnya kami akan mengembalikan permintaan untuk pembatalan dan pencairan, karena ini uangnya jamaah jadi kita harus layani masyarakat yang membutuhkan dana. Tapi kalau itu ditarik, tentu akan mengakibatkan kehilangan antrean ya. Jadi kita harus menunggu proses dari awal lagi, jadi memang ada konsekuensinya. Sekali lagi, dana yang mengendap itu ada manfaatnya,” kata Anggito, Selasa (8/7/2021).

Anggito mengatakan, ada sejumlah jemaah yang memutuskan menarik dana haji mereka. Namun, jumlahnya tidak terlalu banyak sehingga tidak terjadi tumpukan penarikan dana.

Ia menjelaskan, sekitar 190 ribuan orang jemaah calon haji reguler yang sudah melunasi biaya pemberangkatan haji. Sementara jemaah calon haji yang membatalkan atau menarik dananya diperkirakan mencapai 600 jemaah.

“BPKH, memastikan dana haji dikelola dengan aman,” tegasnya.

Anggito menambahkan, dana jemaah calon haji itu juga ditempatkan di bank syariah.

“Dana haji yang tersimpan saat ini berjumlah Rp150 triliun, terhitung akhir Mei 2021,” pungkasnya.

nanganan COVID-19,” demikian bunyi salah satu poin dalam Kepgub tersebut. [rif]

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *