INDOPOLITIKA,COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat ada sebanyak 101 bakal pasangan calon (bapaslon) perseorangan Pilkada Bupati – Wakil Bupati dan Pilwakot 2024.  

Karena memenuhi syarat dukungan pencalonan, KPU akan melakukan verifikasi administrasi untuk 101 bapaslon tersebut. 

80 Bapaslon Pilbup   

Untuk diketahui, 101 bakal calon perseorangan Pilkada 2024 itu terdiri 21 Bapaslon Pilbup dan 80 Bapaslon Pilwalkot.  

Ketua Divisi Teknis KPU RI, Idham Holik mengatakan, untuk Bapaslon Pilbup, hanya ada 80 bapaslon yang diterima dukungannya. Idham menjelaskan mulanya, ada 213 bapaslon perseorangan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati yang telah memiliki akun Sistem Informasi Pencalonan (Silon). 

Namun, kata dia, dari 213 bapaslon itu, hanya 109 bapaslon yang menyerahkan dukungan.  

“(Ada) 104 bapaslon perseorangan yang tidak menyerahkan (syarat dukungan),” ujarnya.

Selanjutnya, dari 109 bapaslon itu, hanya 80 bapaslon yang diterima dukungannya oleh KPU. Sedangkan, kata Idham, 28 bapaslon lain dikembalikan dukungannya. 

“(Dikembalikan) karena tidak memenuhi syarat jumlah dan sebaran minimal,” tutur Idham. 

21 Bapaslon Pilwakot  

KPU juga menerima dokumen persyaratan yang diajukan 21 bakal pasangan calon (bapaslon) kepala daerah jalur independen atau perseorangan untuk Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) 2024. Sementara itu, ada enam bapaslon lain yang ditolak. 

“Ada 21 bapaslon perseorangan yang dukungannya diterima oleh KPU/KIP kota. Sebaliknya, ada 6 bapaslon perseorangan yang dukungannya dikembalikan,” kata Idham Holik kepada wartawan, Selasa, 14 Mei 2024.  

Idham menjelaskan, enam bapaslon itu ditolak karena tidak memenuhi syarat dukungan yang telah ditetapkan KPU. 

“Tidak memenuhi syarat dukungan dan sebaran minimal,” ujarnya.  

Selain itu, sejak periode 8-12 Mei 2024, KPU mencatat ada 52 bapaslon independen atau perseorangan dalam Pilwalkot 2024 yang meminta akses akun Sistem Informasi Pencalonan (Silon).  

“Dari 52 bapaslon perseorangan untuk pilkada wali kota dan wakil wali kota yang memiliki akun Silon dan mengaktivasinya, hanya ada 27 bapaslon yang menyerahkan dukungannya,” ujarnya. 

Sedangkan, kata Idham, 25 bapaslon lainnya tidak menyertakan dukungan ke KPU sampai batas akhir waktu pendaftaran yakni 12 Mei 2024.  

Selanjutnya, KPU akan melakukan verifikasi administrasi pada 13-29 Mei 2024. Kemudian dilanjutkan dengan verifikasi faktual yang akan digelar dengan metode sensus.

Sementara itu, pendapatan calon Bupati dan Wakil Bupati akan dimulai pada 27-29 Agustus 2024. Sedangkan penetapan pasangan calon digelar 22 September 2024. [Red]

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com