Breaking News: Alpin Andrian, Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Divonis Empat Tahun Penjara

  • Whatsapp
Pelaku penusukan Alm. Syekh Ali Jaber di Lampung divonis 4 tahun penjara (ANTARA FOTO/ARDIANSYAH

INDOPOLITIKA.COM – Pelaku penusukan Syekh Ali Jaber dijatuhi vonis selama empat tahun penjara. Terdakwa bernama Alpin Andrian (24) itu dinyatakan terbukti bersalah menganiaya dengan menggunakan senjata tajam terhadap korban Syekh Ali Jaber.

Seperti diketahui, Syekh Ali Jaber ditusuk oleh terdakwa saat menghadiri Wisuda Tahfidz Al Quran di Masjid Falahudin yang berada di Jalan Tamin pada Minggu (13/9/2020) sore.

Berita Lainnya

Terdakwa menusuk Syekh Ali Jaber dengan pisau dapur saat penceramah itu sedang berada di atas panggung. Akibat penusukan itu, Syekh Ali Jaber mengalami luka tusuk sepanjang enam jahitan di bahu kanan. Ulama bijak tersebut malah memafkan pria penusuknya.

“Menjatuhkan pidana penjara selama empat tahun dan menetapkan terdakwa untuk tetap ditahan,” kata Ketua Majelis Hakim, Dadi Rahmadi dalam sidang yang digelar secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Karang, Kamis (1/4/2021) seperti dilansir dari kompas.com.

Dadi menyatakan, terdakwa terbukti bersalah melanggar pidana sebagaimana dakwaan kedua (subsider) keempat dan kelima, yakni Pasal 351 ayat 1 tentang penganiayaan, Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat tentang kepemilikan senjata tajam.

“Terdakwa tidak terbukti melakukan percobaan pembunuhan berencana sebagaimana dalam dakwaan pertama (primer),” kata Dadi.

Vonis ini sendiri lebih ringan dibanding tuntutan jaksa yang menuntut terdakwa agar dipenjara selama 10 tahun. Menurut jaksa penuntut, terdakwa Alpin melanggar Pasal 340 KUHP tentang percobaan pembunuhan.

Majelis hakim berpendapat, ada beberapa hal yang meringankan vonis kepada terdakwa, yakni terdakwa dinilai sopan selama persidangan dan korban telah memaafkan terdakwa. “Almarhum Syekh Ali Jaber telah memaafkan terdakwa,” kata Dadi.

Terkait vonis ini, kuasa hukum terdakwa, Ardiansyah menyatakan pikir-pikir. Namun, atas pokok pertimbangan majelis hakim, Ardiansyah mengaku puas atas vonis itu. “Kami puas hakim secara objektif menyatakan tidak ada niat membunuh,” kata Ardiansyah.

Menurut Ardiansyah, putusan Majelis Hakim sudah sesuai fakta persidangan. “Alpin hanya berniat melukai sebagaimana diatur pasal 351 KUHP,” kata Ardiansyah. [ind]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *