Bupati Jember Serahkan Bantuan Banjir untuk Santri, Begitu Pulang Bantuan Ditarik Kembali

  • Whatsapp
Bupati Jember Faida memberikan bantuan kepada korban banjir

INDOPOLITIKA.COM – Bupati Jember dr Faida belakangan ramai diperbincangkan setelah menyerahkan bantuan secara simbolik kepada korban banjir pada Jumat (7/2/2020), namun setelah dia bersama rombongan wartawan pulang, bukannya melengkapi bantuan yang diserahkan secara simbolik tapi justru seluruh bantuan itu ditarik kembali.

Awalnya, ada 18 buah selimut dan kasur yang dijanjikan oleh pemerintah daerah Kabupaten Jember terhadap korban banjir pada santri di Pesantren Ma’had Baitul Ilmi di Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Jember, Jawa Timur. Saat itu, sudah diserahkan bantuan simbolis lima kasur, lima selimut dan dua boks sembako.

Bacaan Lainnya

“Dibilang masing-masing nanti dapat satu, satu kasur dan selimut. Ada sembako juga. Ternyata setelah bubar semua, ada petugas meminta kembali,” kata pengelola asrama Mastur, Sabtu (15/2/2020).

Mastur mengatakan yang meminta penarikan bantuan tersebut yakni camat setempat karena dinilai tidak sesuai dengan KK. Namun, akhirnya asrama mendapat dua kasur dan dua selimut.

“Itu dikasih tiga hari kemudian,” katanya.

Mastur kecewa karena anak asuhnya belum bisa tidur dengan layak akibat terkena banjir. Dia mengatakan hingga saat ini masih ada fasilitas yang belum bisa dipakai.

“Kan kalau ada bantuan minimal bisa membantu,” katanya.

Sementara itu, Camat Kaliwates Asrah Joyo Widono membantah informasi yang beredar. Dia mengatakan bantuan tetap diberikan.

“Kemarin sisa dua jadi diberikan ke sana,” katanya.

Asrah juga mengatakan pengelola asrama tidak mempunyai KK setempat jadi luput dari pendataan Ketua RT. Dia menegaskan tidak ada penarikan bantuan.

“Jadi begini, bukan ditarik petugas, bantuan didistribusi, data sesuai KK yang diajukan temen-temen RT dan RW,” katanya. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *