Bupati Zaki Ingatkan Kepala SD Agar Bijak Gunakan Medsos

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar ingatkan Kepala SD untuk bijak dalam bermedsos. Foto/Samsul

INDOPOLITIKA.COM – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengingatkan agar para kepala sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Tangerang berhati-hati dan bijak dalam menggunakan medsos.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Zaki saat membuka acara simposium dan pengukuhan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) di Hotel Yasmin Binong Curug, Senin (28/11/2022)

“Saya pesan kepada para kepala sekolah untuk mampu menjaga sikap dan perilaku sebagai panutan. Pergunakanlah media sosial dengan bijak, apalagi kalau untuk menyebarluaskan model dan modul-modul pendidikan akademik,” pinta Bupati Zaki.

Bupati melanjutkan bahwa tantangan bagi generasi penerus saat ini sangat luar biasa. Menurut bupati, anak-anak sebagai generasi penerus bangsa lebih cepat mengikuti dan meniru tapi tidak menyadari apa yang mereka lakukan itu baik atau buruk, merugikan banyak pihak.

Untuk itu, Bupati menekankan bahwa pendidikan akhlak dan budi pekerti bagi peserta didik sangat perlu dan penting.

“Penting bagi kita semua dan bapak-ibu kepala sekokah bahwa pendidikan akhlak, budi pekerti dan budaya bagi anak-anak kita ini juga perlu kita tanamkan lebih kuat lagi, agar anak anak kita bisa memiliki karakter yang kuat dan tangguh,” jelasnya.

Bupati menambahkan selain pendidikan akademik, pendidikan membangun karakter bangsa, budaya dan olahraga juga sangat penting bagi anak-anak didik, agar aktivitas mereka bisa diarahkan pengalaman kepada hal-hal yang positif.

“Sekarang ini banyak sekali anak-anak yang sudah tidak lagi memberikan rasa hormat dan juga respek kepada orang tua dan juga guru. Ini perlu kita sikapi dan dicari solusinya bersama, kalau tidak pasti akan semakin banyak tawuran dan kegiatan-kegiatan negatif lainnya,” ungkapnya. [Red]

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *