BWA Gandeng Kombi Garap Fasilitas Air Bersih Masyarakat Jepitu Gunung Kidul

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) bersinergi dengan Komunitas Merangkul Bumi (Kombi) meresmikan sumber air bersih yang berasal dari Gua Pulejajar, Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, Minggu (19/1/2020).

Pemasangan pipa air untuk pembangunan bak penampungan dilakukan dengan menggunakan truk tangki yang nantinya didistribusikan ke masyarakat setempat.

Berita Lainnya

Sebelumnya, pada 2008, Kombi menemukan sumber air bawah tanah di Gua Pulejajar dengan debit air mencapai 30 liter per detik saat musim kemarau.

Ketua Kombi Rubiyanto menjelaskan, sebelum ditemukannya sumber air bersih ini, warga Desa Jepitu sangat tergantung pada musim hujan. Saat musim hujan warga menampung air di bak penampungan untuk digunakan saat musim kemarau.

Saat kemarau tiba dan persediaan air habis, warga terpaksa membeli dari pedagang air swasta.

“Meski sudah membeli, warga tetap harus antre mendapatkan pasokan karena minimnya sumber air,” kata Rubi, Minggu (19/1/2020).

Kemudian pada Oktober 2015, sumber air di Gue Pulejajar sudah bisa dimanfaatkan meski tidak maksimal. Hal tersebut lantaran karena kurangnya fasilitas.

Saat itu, sumber air yang dikelola secara swadaya hanya bisa mengeluarkan debit air sebesar 1,23 liter/detik, padahal kebutuhan setiap kepala keluarga mencapai 379 liter per hari. Jika ditotal untuk memenuhi kebutuhan tersebut dibutuhkan enam liter per detik. Hingga pada akhirnya, upaya Kombi berhasil setelah BWA ikut membantu pengelolaan sumber air itu.

Ketua BWA Heru Binawan mengatakan, setelah timnya menggelar studi kelayakan pada 2016, pihaknya kemudian langsung membantu pembangunan fasilitas penyaluran air bersih.

Pembangunan itu dimulai dari pemasangan pipa dan pembangunan bak penampungan utama berkapasitas 60.000 liter, instalasi pipa dan genset, bak penampungan serta satu unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter. Truk tangki ini digunakan untuk mendistribusikan air ke warga.

“Setelah seluruh kegiatan tersebut selesai dikerjakan, alhamdulillah pada hari ini, Ahad 19 Januari 2020, proyek Wakaf Sarana Air Bersih Gunung Kidul untuk desa Jepitu bisa kita resmikan. Mudah-mudahan tersedianya air yang melimpah ini semakin meningkatkan rasa syukur kita kepada Allah SWT, dan semoga segala kesulitan yang terkait air bagi warga Jepitu dan sekitarnya menjadi hilang,” pungkasnya. [rif]

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *