Calon Kapolri : Radikalisme Tidak Bisa Diidentikan Dengan Islam

  • Whatsapp
Calon Kapolri Idham Aziz

INDOPOLITIKA.COM- Proses fit and propertest calon tunggal Kapolri Idham Azis di Komisi III dipastikan hanya formalitas. Sebab, calon yang diajukan presiden hanya satu orang. Dalam menjawab pertanyaan anggota DPR, Calon Kapolri menjawab dengan santai.

Salah satunya soal pertanyaan tentang pengertian radikalisme. Pertanyaan Fraksi PKS itu ditujukan untuk mengetahui paradigma calon Kapolri tentang radikalisme.

Baca Juga:

“Radikalisme tidak bisa diidentikkan dengan Islam. Radikal itu oknum. Atau mungkin kelompok. Tidak ada kaitannya dengan simbol-simbol agama,” katanya dalam ruang rapat komisi III (30/10).

Karena itu, penegakan hukum terhadap oknum-oknum yang terlibat dalam aksi radikalisme oknum tersebut harus ditindak tegas. Tentu tanpa melabelkan simbol-simbol agama pada oknum tersebut.

“Kalaupun penegakan hukum terhadap oknum. Ya oknumnya ditindak. Bukan simbol agama,” katanya.

Hingga kini, seluruh fraksi-fraksi telah menyampaikan pandangan maupun pertanyaan. Proses fit and propertest ini diyakini berjalan lancar.[pit]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *