Hanura-Demokrat Sudah “Klik”, PAN Belum Tentukan Pilihan

Pembentukan Fraksi DPRD Tangsel
  • Whatsapp
Suasana pelantikan 50 Anggota DPRD Tangsel, di gedung dewan 29 Agustus lalu.

INDOPOLITIKA- Partai Demokrat yang meraih 5 kursi di DPRD Tangsel nampaknya sudah “klik” dengan Hanura untuk membentuk satu fraksi tersendiri. Sementara PAN dengan perolehan dua kursi, masih melakukan penjajakan komunikasi ke beberapa partai sebelum memutuskan bergabung bersama.

Ketua DPC Hanura Tangsel Amar, saat dihubungi, Selasa (3/9) membenarkan informasi bergabungnya mereka ke Demokrat. “Betul. Surat sudah kami tandatangani untuk bergabung dengan Fraksi Demokrat,” katanya.

Baca Juga:

Eks Wakil Ketua DPRD Tangsel ini mengatakan, keputusan pilihan politik ini karena antara keduanya ada kesamaan pemahaman partai, yakni ideologi nasionalis. “Karena ideologi partai yang sama, dan juga banyak kesamaan visi lainnya. Sehingga kami memilih bergabung dengan Fraksi Demokrat,” tegas Amar.

Terpisah, Bendahara DPD PAN Kota Tangsel, Asropi Setiawan menyatakan saat ini partainya masih menjalin pendekatan alias PDKT dengan fraksi-fraksi di DPRD Tangsel. Termasuk dengan Fraksi Demokrat yang diklaim sudah intens komunikasi menyamakan persepsi arah koalisi.

“Kami tentunya harus melaporkan terlebih dahulu ke partai mana yang harus kami pilih. Paling lambat keputusan kami berikan Kamis nanti,” ujar dewan terpilih asal daerah pemilihan 2 Kecamatan Pamulang itu.

Sementara, Wakil Ketua Sementara DPRD Tangsel Iwan Rahayu mengatakan, membebaskan pilihan poliitk kedua partai tersebut. “Kita tidak boleh mempengaruhi,” ungkap Iwan.

Ia mengklaim telah memberikan kebebasan kepada kedua partai politik tersebut untuk menentukan pilihannya. Makanya pimpinan sementara hingga kini tunggu surat resmi dari PAN dan Hanura mau gabung ke fraksi apa nantinya. “Hari Kamis kita lanjutkan,” tuntasnya.

Seperti diketahui, partai politik yang berhak membentuk fraksi tersendiri di DPRD Tangsel antara lain Golkar dengan raihan 10 kursi. Sementara PDIP, Gerindra dan PKS masing-masing meraih 8 kursi. Demokrat mendapat 5 kursi. PAN 2 kursi, dan Hanura 1 kursi. Sementara PSI dan PKB sama-sama meraih empat kursi dewan.{asa}

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *