INDOPOLITIKA.COM – Turnamen sepak bola Liga Santri Piala KSAD bakal diselenggarakan pada pertengahan tahun 2022. Pesertanya dari pesantren seluruh Indonesia. Akankah ditemukan bakat-bakat seperti Asnawi Mangkualam atau Witan Sulaeman dalam turnamen ini?

PSSI menerangkan bahwa sejumlah penggawa Timnas Indonesia pernah menjadi anak pesantren alias santri. Mereka adalah Asnawi Mangkualam (Pesantren di Makassar), Witan Sulaeman (Pesantren Syaikh Zainuddin Abdul Majid Anjani di NTB), Dedik Setiawan (Pesantren Liang Gunung), Nadeo Agrawinata (Pesantren Al-Husna di Kediri), dan Evan Dimas (Pesantren NU Shafta Lontar Citra di Surabaya).

Selain mereka, ada juga Muhammad Rafli Mursalim yang pernah membela Timnas U-23. Ia adalah jebolan Pesantren Al As’ariyah di Banten. Pemain yang sekarang milik Persija ini pernah menjadi top skor Liga Santri 2016.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman bersama Ketua Umum PSSI Komjen Pol. (P) Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule memimpin rapat persiapan Liga Santri tahun 2022 untuk memperebutkan piala KSAD.

Rapat persiapan Liga Santri yang digelar secara virtual di Mabesad itu dihadiri para Asisten Kasad, Kadisjasad dan Kajasdam, serta diikuti para Pangdam, Danrem dan Kajasdam di daerah melalui Video Conference.

Sedangkan dari pihak PSSI, selain Mochamad Iriawan turut hadir Sekjen PSSI serta pengurus PSSI lainnya. Rapat tersebut membahas rencana teknis penyelenggaraan Liga Santri mulai dari perencanaan, persiapan hingga pelaksanaannya nanti.

Dalam kesempatan itu KSAD Jenderal TNI Dudung meminta kepada seluruh jajaran Kodam, Korem maupun Kodim agar berkoordinasi dengan asosiasi PSSI yang ada di provinsi untuk melaksanakan kegiatan Liga Santri yang akan dimulai pada bulan Juni 2022 mendatang di tingkatan masing-masing.

“Sedangkan untuk tingkat nasional akan digelar pada bulan September dan Oktober 2022. Untuk babak semi final dan final direncanakan akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno Senayan Jakarta pada 22 Oktober 2022 bertepatan dengan Hari Santri Nasional,” kata KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman melalui siaran resmi Dispenad, Jum’at, 11 Februari 2022.

Jenderal Dudung juga meminta kepada jajaran Kodam, Korem dan Kodim agar dapat memberdayakan fasilitas yang ada di satuan khususnya lapangan sepak bola untuk dibuka bagi masyarakat, khususnya santri yang ingin latihan. Hal itu bertujuan agar hubungan antara rakyat dengan TNI di daerah betul-betul terjaga.

Dalam penyelenggaraan Liga Santri, Kasad berpesan agar pelaksanaan lomba harus memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan, serta tetap menjaga protokol kesehatan sehingga tidak menimbulkan cluster baru di tengah pandemi. [rif]

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com