Cek Fakta: [SALAH] Video Menag dan Forum LGBTIQ Penerima Penghargaan

  • Whatsapp
[SALAH] Video Menag dan Forum LGBTIQ Penerima Penghargaan

Pelintiran daur ulang. Per tahun 2016 sudah diklarifikasi bahwa kehadiran Menag adalah untuk menyampaikan orasi kebudayaan, tidak bisa mengintervensi penetapan penerima penghargaan.

Selengkapnya di PENJELASAN dan REFERENSI.

Muat Lebih

======

KATEGORI

Konten yang Menyesatkan.

======

SUMBER

http://bit.ly/2GlCk50 akun “Lies” (facebook.com/lies.ruey), sudah dibagikan 16,753 kali per tangkapan layar dibuat.

======

NARASI

“Kiamat makin dekat” istigfhar bareng2 yuuu”.

======

PENJELASAN

(1) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S, First Draft News: “Konten yang Menyesatkan

Penggunaan informasi yang sesat untuk membingkai sebuah isu atau individu”.

  • SUMBER membagikan video dokumentasi mengenai penyerahan penghargaan di acara Ulang Tahun ke 22 AJI Indonesia.
  • SUMBER menambahkan narasi untuk membangun premis pelintiran yang tidak sesuai dengan konteks fakta yang sebenarnya yang sudah diklarifikasi pada tahun 2016.

(2) Klarifikasi oleh Menag:

”Saya diminta menyampaikan orasi kebudayaan dalam ultah Aliansi Jurnalis Independen (AJI) ke-22. Ternyata dalam acara itu juga diberikan tiga award, (Tasrif Award utk kategori lembaga/komunitas yg paling gigih memperjuangkan hak-haknya, Udin Award utk wartawan yg paling gigih dengan liputan atau kehormatan profesinya, dan SK Trimurti Award utk perempuan yg gunakan media utk berjuang).

Saya dan semua hadirin tak ada yang tahu siapa yg akan mendapatkan award di masing-masing kategori itu, sampai diumumkan pada malam itu.

Ternyata yg menjadi pemenang untuk memperoleh Tasrif Award adalah Komunitas LGBTIQ dan IPT.

Saya tentu tak bisa intervensi apapun terhadap penetapan award yang masing-masing dilakukan oleh tim penilai tersendiri.

Saya menyampaikan orasi sama sekali tak menyinggung para pemenang award tersebut. Isi orasi saya justru mengingatkan media agar bersifat obyektif dan mengacu pada konstitusi NKRI yg masyarakatnya beragama dan beragam.

Demikian penjelasan saya. Marilah berlindung kepada Allah SWT dari perbuatan zalim dan fitnah. Lukman Hakim Saifuddin (Menteri Agama).”

Selengkapnya di http://bit.ly/2YfT9sn, arsip cadangan di https://archive.fo/6VFmp.


(3) Salah satu artikel yang terkait:

detikNews: “Jakarta – Organisasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia menggelar perayaan ulang tahunnya yang ke-22. Dengan mengusung tema ‘Media Ekspresi dan Keberagaman’, AJI tetap berkomitmen untuk memperjuangkan kebebasan jurnalistik di Indonesia.

Tasrif Award diberikan kepada Forum LGBTIQ (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, Interseksual dan Queer) yang terdiri dari sejumlah organisasi, individu dan kelompok yang memperjuangkan LGBT di Indonesia. Dan kedua, Kelompok International People Tribunal (IPT) 1965 yang terdiri dari komunitas para korban, peneliti, advokat, praktisi hukum dan sejumlah organisasi yang peduli pada tragedi 1965 sebagai pemenang penghargaan Tasrif Award 2016.

Selengkapnya di http://bit.ly/2Y74Fm1, arsip cadangan di https://archive.fo/EByMX.

======

REFERENSI

(1) turnbackhoax(dot)id: [DISINFORMASI] “Mentri Agama Nangis di Acara LGBT”, selengkapnya di http://bit.ly/32CTBAq.


(2) http://bit.ly/32EFquE, arsip cadangan SUMBER.

Sumber: Turbackhoax

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *