CPNS Setjen dan BK DPR Ikuti Kegiatan Caraka Malam

  • Whatsapp
Gedung DPR/MPR

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI Rahaju Setia Wardani mengatakan, kegiatan Caraka Malam yang diberikan kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Setjen dan BK DPR RI merupakan simulasi dimana seorang abdi negara atau Aparatur Sipil Negara (ASN) harus dapat menjaga kerahasiaan negara. Baik dari gangguan, tantangan, maupun godaannya.

“Oleh karena itu, pada kesempatan (Caraka Malam) ini mereka dilatih untuk tetap teguh, tetap jujur, serta menjaga mental dan etika,” jelasnya di sela-sela kegiatan diklat CPNS Setjen dan BK DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (8/7/2019). Diklat CPNS Setjen dan BK DPR RI diselenggarakan pada 5 Agustus 2019 sampai dengan 11 Oktober 2019 di Wisma Griya Sabha Kopo DPR RI, Cisarua, Jawa Barat.

Muat Lebih

Yayuk, sapaan akrab Rahaju menjelaskan, tujuan utama penyelanggaraan diklat ini agar seluruh peserta diklat CPNS Setjen dan BK DPR RI siap menerima tantangan untuk menjaga kerahasiaan negara. Hal ini sesuai dengan misi pembelajaran selama kegiatan diklat berlangsung.

“Seluruh peserta sudah terlatih secara disiplin sesuai dengan proses pembelajaran yang telah diterapkan sejauh ini. Sehingga untuk menerima tantangan sebesar apapun, mereka (peserta diklat CPNS Setjen dan BK DPR RI) dapat konsisten sebagai pelayan masyarakat yang berkarakter dan profesional,” ungkapnya seraya mengingatkan diklat hanya dilakukan satu kali, sehingga kesempatan ini harus dimanfatkan sebaik mungkin.

Lebih lanjut, sebagai generasi milenial yang paham akan perkembangan informasi teknologi (IT), Yayuk berharap para CPNS dapat membawa perubahan yang signifikan pada lembaga DPR RI menuju perbaikan di era modern. Sebagai Kepala Pusdiklat, ia mendorong kepada seluruh CPNS agar bisa bekerja dengan baik nantinya.

“Apalagi di DPR, dimana DPR merupakan pusat perundang-undangan dan pusatnya rahasia-rahasia negara. Dengan banyaknya kebijakan yang perlu dipertimbangkan dengan hati-hati, hal ini menjadi tantangan sekaligus tugas CPNS DPR RI kelak sebagai supporting system-nya dewan yang harus bisa menjaga kewibawaan, keamanan dan kerahasiaan dengan optimal,” harapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *