Daerah Ini Hanya Rektut 18 CPNS, Paling Minimalis di Seluruh Indonesia

  • Whatsapp
Ilustrasi penerimaan CPNS. Foto: NET

INDOPOLITIKA.COM – Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) resmi mengumumkan pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019. Rencananya, pendaftaran dimulai pada 11 November 2019 mendatang.

Sedangkan formasi CPNS 2019 untuk seluruh instansi pemerintah daerah berjumlah 114.861. Dimana Provinsi DKI Jakarta ada di urutan pertama lowongan terbanyak dengan kuota 3.958. Disusul kemudian Provinsi Jawa Barat dengan 1.938 formasi CPNS dan Provinsi Jawa Timur 1.817 lowongan.

Baca Juga:

Dari keseluruhan formasi yang ada, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara merupakan daerah dengan formasi CPNS paling minimalis. Yakni 18 formasi. Ditingkat Provinsi Sulawesi Tenggara sendiri dijatah 62 formasi CPNS saja. Kuota CPNS di dua kota Provinsi Sulawesi Utara juga terbilang minim. Seperti di Kota Tomohon yang mendapat 28 CPNS dan Kota Bitung 32 lowongan formasi.

Hal itu tertuang dalam Pengumuman No: B/1069 /M.SM.01.00/2019 tentang Informasi Penerimaan CPNS Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Pusat dan Daerah yang ditandatangani oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo. “Rekrutmen kali ini dibuka pada 68 kementerian/lembaga dan 462 pemerintah daerah,” ujar Menteri Tjahjo di Jakarta, Senin (28/10).

Seperti pada rekrutmen sebelumnya, pendaftaran rekrutmen CPNS dilakukan pada situs SSCASN BKN (sscasn.bkn.go.id). Satu orang pelamar hanya boleh mendaftar di satu instansi dan satu formasi jabatan di kementerian/lembaga/pemda.

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada rekrutmen CPNS menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang telah terbukti menekan angka kecurangan dan percaloan. Rencananya, SKD akan dilakukan pada Februari 2020 dan dilanjutkan dengan Seleksi Kompetisi Bidang (SKB) pada Maret 2020.

Untuk selanjutnya, pengumuman terkait syarat pendaftaran dan lain-lain akan diumumkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan instansi masing-masing.

Menteri PANRB mengimbau agar calon pelamar berhati-hati terhadap kemungkinan adanya penipuan terkait seleksi CPNS 2019. “Tidak ada satu orang atau pihak manapun yang bisa membantu kelulusan,” tutup Menteri Tjahjo.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *