Partai Gerindra

Dafryan Anggara Minta Pemerintah Perhatikan Kesejahteraan Petani

Lampung — Hari Pangan Sedunia diperingati setiap tanggal 16 Oktober. Ini berawal dari konferensi FAO ke-20, pada bulan November 1976 di Roma yang menghasilkan dicetuskannya resolusi No. 179 mengenai World Food Day atau (Hari Pangan Sedunia).

Calon Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Dafryan Anggara mengatakan peringatan Hari Pangan Sedunia adalah saat yang tepat bagi pemerintah merefleksikan diri apakah ini sudah menjalankan reformasi agraria menuju kedaulatan pangan yang lebih baik atau belum.

Jika dilihat dalam konteks hari ini, Dafryan Anggara menilai pemerintah belum sepenuhnya menjalankan semangat reformasi agraria tersebut. Karena kebijakan-kebijakan yang diambinya belum memihak kepada petani.

“Setiap tahun kita merayakan Hari Pangan Sedunia. Pertanyaannya, sudahkan pangan kita berdaulat? Sudahkah petani kita hidup sejahtera? Saya kira saat ini pemerintah belum berpihak kepada para petani,” ujar Dafryan Anggara kepada wartawan di Kota Bandar Lampung, Selasa (16/10/2018).

Dafryan Anggara menegaskan kebiasaan impor menjadi bukti pemerintah belum berpihak kepada petani. Dan kebiasaan itu menurutnya, tidak sesuai dengan salah satu tujuan reforma agraria yang menjadi Nawacita dari Jokowi-JK poin ke 2 yaitu menciptakan sumber kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita bisa dilihat pemerintah masih sering melakukan impor barang-barang kebutuhan pokok, terutama beras dimana pemerintah justru melakukan peningkatan impor beras hingga mencapai 865.519 ton. Langkah ini saya pikir pemerintah sudah mengingkari janji Nawacita nya,” tegasnya.

Untuk itu, pada momentum Hari Pangan Sedunia tahun 2018 ini, Caleg yang maju dari Partai Gerindra di Dapil 2 Kota Bandar Lampung itu meminta pemerintah segera melakukan perbaikan di sektor pertanian. Selain harus bisa menjamin ketersediaan pangan, pemerintah juga harus memperhatikan kesejahteraan para petani.

“Harapan besar kami tentu saja semoga pemerintah bisa memperbaiki kebijakan-kebijakan yang selama ini tidak berpihak kepada petani. Kita ingin melihat para petani di negeri ini tersenyum bahagia,” pungkasnya. (ind)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close