Daftar Menteri Terkaya dan Termiskin Kabinet Indonesia Maju 2019-2024

  • Whatsapp
Presiden Jokowi melantik para menteri Kabinet Indonesia Maju. Foto: BPMI/Setpres

INDOPOLITIKA.COM- Susunan Kabinet Indonesia Maju sudah dilantik. Setidaknya ada 38 pajabat negara setingkat menteri dan kepala lembaga negara yang akan bekerja bersama Jokowi untuk lima tahun kedepan.

Komposisi kabinet Indonesia Maju ini diisi oleh figur-figur dari beragam latar belakang. Ada pengusaha, profesional, politikus, pensiunan tentara, dan pensiunan polisi. Sehingga ini mempengaruhi harta kekayaan yang dimiliki oleh para menteri.

Baca Juga:

Menurut data dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LKHPN), rata-rata para menteri itu memiliki harta kekayaan dengan jumlah yang fantastis, dari miliaran rupiah hingga triliunan.

Siapakah menteri Jokowi yang paling terkaya dan termiskin dalam kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024?

Menteri Indonesia Maju yang memiliki harta kekayaan terbanyak adalah Erick Thohir. Dalam LHKPN yang dirilis oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Erick memiliki harta kekayaan yang sangat besar. Erick memiliki 270 juta dolar AS atau Rp 4 triliun. Harta tersebut didapat dari hasil penjualan 31 persen saham Inter Milan pada awal 2019 lalu.

Kemudian, ada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Kekayaan Prabowo hampir mencapai 2 triliun rupiah. Itu terdiri dari, tanah dan bagunan senilai Rp230 miliar, alat transportasi dan mesin Rp1,432 miliar, harta bergerak lainnya senilai Rp16,418 miliar, surat berharga senilai Rp1,701 miliar, setara kas senilai Rp1,840 miliar.

Kemudian, Menteri paling miskin di kabinet Jokowi Jilid 2 adalah Mentri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN/Kepala Bappenas), Suharso Manoarfa. Sedikit flasback kebelakang, saat dirinya menjabat Menteri Perumahan Rakyat di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono selama sepuluh tahun lalu, harta kekayaannya mencapai Rp13,398 miliar. Terdiri dari harta tidak bergerak Rp4,30, harta bergerak Rp878 juta, dan harta bergerak berupa logam mulia senilai Rp7,810 miliar, harta berupa giro dan setara kas Rp192 juta.

Namun, berdasarkan LHKPN yang dirilis oleh KPK tahun lalu, menteri Suharso Manoarfa yang juga perwakilan dari PPP ini tercatat hanya memiliki harta Rp84 juta.

Selanjutnya, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadiala ini adalah salah satu  menteri yang berlatar belakang profesional. Meski tidak diketahui jumlah harta kekayaannya, Bahlil yang mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini adalah seorang pengusaha yang mengelola banyak perusahaan.

Dirinya memimpin PT Rifa Capital, PT Dwijati Sukses dan PT Bersama Papua Unggul. PT Rifa Capital memiliki holding dari 10 perusahaan, beberapa diantaranya ialah PT Ganda Nusantara, PT MAP Surveillance dan PT Pandu Selaras.

Perusahaan yang Bahlil kelola bergerak di sektor perkebunan, properti, logistik, pertambangan dan konstruksi dan sukses mengeksplorasi 39 ribu hektare lahan tambang batu bara di Fak-fak, Papua Barat, dan 11 ribu hektare lahan nikel di Halmahera.

Kemudian, PT Bersama Papua Unggul yang dikelolanya pernah memenangkan lelang proyek pembangunan jalan Bofuer-Windesi (MYC) dengan Kementerian PUPR. Pun sama dengan PT Dwijati Sukses yang namanya sering terlihat di situs lelang proyek pemerintah.

Meski tidak diketahui jumlah pasti kekayaannya, yang jelas, pengelolaan perusahaan yang menggurita ini tentu menghasilkan keuntungan yang sangat besar.

Total kekayaan Menteri-menteri Jokowi lainnya, diantaranya :

1. Menko Polhukam: Mahfud MD – Rp16,11 miliar (2013)

2. Menko Perekonomian: Airlangga Hartarto – Rp81,55 miliar (2018)

3. Menko Kemaritiman dan Investasi: Luhut Pandjaitan – Rp560 miliar (2015)

4. Menko PMK: Muhadjir Effendy – Rp81,01 miliar (2018)

5. Menteri Pertahanan: Prabowo Subianto – Rp1,95 triliun (2018)

6. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno – Rp6,74 miliar (2018)

7. Menteri Dalam Negeri: Tito Karnavian – Rp10,29 miliar (2016)

8. Menteri Luar Negeri: Retno LP Marsudi – Rp15,43 miliar (2017)

9. Menteri Agama: Fachrul Razi – Rp22,64 miliar (2018)

10. Menteri Hukum & HAM: Yasonna H Laoly – Rp23,35 miliar (2018)

11. Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati – Rp46,61 miliar (2018)

12.Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Nadiem Anwar Makarim – Rp1,4 triliun (2018)

13. Menteri Kesehatan: dr Terawan Agus Putranto – Rp67,5 miliar (2017)

14. Menteri Sosial: Juliari Batubara – Rp51,88 miliar (2018)

15. Menteri Ketenagakerjaan: Ida Fauziyah – Rp19,9 miliar (2018)

16. Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang – Rp220,39 miliar (2018)

17. Menteri Perdagangan: Agus Suparmanto – tidak diketahui

18. Menteri ESDM: Arifin Tasrif – Rp17,68 miliar (2013)

19. Menteri PUPR: Basuki Hadimuljono – Rp18,31 miliar (2018)

20. Menteri Perhubungan: Budi Karya Sumadi – Rp38,44 miliar (2018)

21. Menteri Kominfo: Johnny Gerard Plate – Rp126,76 miliar (2018)

22. Menteri Pertanian: Syahrul Yasin Limpo – Rp18,97 miliar (2018)

23. Menteri LHK: Siti Nurbaya Bakar – Rp4,11 miliar (2018)

24. Menteri Kelautan dan Perikanan: Edhy Prabowo – Rp4,56 miliar (2018)

25. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi: Abdul Halim Iskandar – Rp6,29 miliar

26. Menteri ATR: Sofyan Djalil – Rp73,15 miliar (2018)

27. Menpan-RB: Tjahjo Kumolo – Rp7,33 miliar (2018)

28. Menteri Koperasi dan UKM: Teten Masduki – Rp4,04 miliar (2018)

29. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Wishnutama – tidak diketahui

30. Menteri PPPA: Gusti Ayu Bintang Darmavati – tidak diketahui

31. Menristek: Bambang Brodjonegoro – Rp29,22 miliar (2018)

32. Menteri Pemuda dan Olahraga: Zainudin Amali – Rp17,98 miliar (2018)

33. Kepala Staf Kepresidenan: Moeldoko – Rp49,56 miliar (2018)

34. Sekretaris Kabinet: Pramono Anung – Rp74,65 miliar (2015)

36. Jaksa Agung: ST Burhanuddin – Rp2,98 miliar (2015)

Ini adalah kekayaan para menteri-menteri dari Presdien Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf. Lalu bagaimana dengan Jokowi dan Ma’ruf sendiri? Berapakah total kekayaan yang dimilikinya? Berdasarkan LHKPN 2018 lalu, kekayaan Jokowi mencapai Rp 50,2 miliar, sementara Ma’ruf Rp11,6 miliar.[pit]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *