Dampak Banjir di Wilayahnya, Pemprov Banten Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari Kedepan

  • Whatsapp
Gubernur Banten Wahidin Halim saat pose bersama pengungsi banjir Kamis (02/01/2020).

INDOPOLITIKA.COM- Pemerintah Provinsi Banten menetapkan status tanggap darurat berlaku hingga 14 hari kedepan. Hal tersebut menyusul terjadinya banjir dibeberapa titik Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon.

Penetapan tersebut dikeluarkan Pemprov Banten melalui surat nomor 362/Kep.1-Huk/2020 tentang penetapan status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Wilayah Provinsi Banten tahun 2020.

Berita Lainnya

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan penetapan tanggap darurat tersebut terhitung mulai 1 Januari hingga 14 Januari 2020. Kata dia, keputusan ini dikeluarkan setetah melihat dampak banjir yang menimpa wilayahnya.

Kemudian, ia juga melihat dari hasil prediksi BMKG yang menyatakan selama beberapa hari kedepan, curah hujan masih sangat tinggi.

“Jadi kewaspadaan dan kesiapsiagaan baik masyarakat maupun petugas harus ditingkatkan, untuk menghindari dampak yang lebih besar nantinya,” kata Gubernur Banten Wahidin Halim pada Jumat (03/01/2020).

Wahidin menambahkan, berdasarkan dari data sementara yang dicatat oleh Pemprov Banten, banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Lebak mengakibatkan sekitar 2.000 rumah 14 jembatan serta satu ruas jalan rusak. Kemudian banjir yang terjadi di wilayah Tangerang melanda 56 wilayah.

Meskipun demikian, pihaknya masih terus memantau berapa jumlah korban dan kerusakan sejumlah fasilitas umum yang terjadi akibat dari banjir bandang kemarin.

“Jumlah kerugian secara material belum (diketahui), karena masih menghitung jembatan hanyut, ditambah jalan. Belum lagi di Kota Tangerang cukup parah, ada 56 titik (banjir).”[pit]

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *