Dana Bantuan Parpol Bakal Naik Jadi Goceng Persuara?

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta Taufan Bakri menyebutkan bahwa usulan dana bantuan keuangan untuk partai politik (parpol) dimungkinkan naik untuk tahun 2020.

Menurut dia, dana bantuan parpol yang saat ini berjumlah Rp 2.400 per suara akan naik jika keuangan DKI Jakarta mencukupi.

Muat Lebih

“Sekarang per suara Rp 2.400 kalau mau dinaikin ya tinggal dihitung dulu keuangan kita cukup atau enggak. Itu kan dalam rangka pengembangan politik kan mesti dibantu bisa dinaikin,” kata Taufan saat dihubungi wartawan, Kamis (14/11/2019).

Jika dinaikkan, angka yang paling dimungkinkan adalah Rp 5.000 per suara. Besaran ini didapat dari jumlah yang sekarang sudah ditetapkan lalu dinaikan menjadi 100 persen.

“Sekarang Rp 2.400 bisa saja dia naik jadi Rp 5.000 kalau duitnya kuat. Kalau dari 100 persen, Rp 2.400 kali 2 sama dengan Rp 4.800 jadi tinggal dibulatin saja Rp 5.000,” tuturnya.

Taufan mengatakan, pertimbangan kenaikan ini adalah untuk membantu kas partai serta kaderisasi.

“Cukup saja untuk kehidupan perjuangan partai. Kita berharap besar sih partai juga bisa buat kaderisasi itu amanat undang-undang,” ucap Taufan.

Namun, untuk saat ini Kesbangpol masih mengusulkan dana bantuan keuangan untuk parpol dalam Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk rancangan APBD DKI Jakarta 2020 sebesar Rp 2.400.

Nilai ini sama dengan yang diberikan kepada partai politik pada 2019.

Besaran dana bantuan keuangan yang diterima parpol nantinya bergantung pada jumlah suara yang diperoleh tiap parpol pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Dari perhitungan berdasarkan perolehan suara pada Pileg 2019, jika besar dana parpol sebesar Rp 2.400 per suara, dana bantuan untuk parpol yang mendapatkan kursi di DPRD DKI Jakarta ialah: PDI-P (1.336.344 suara): Rp 3.207.225.600, Partai Gerindra (935.793 suara): Rp 2.245.903.200, PKS (917.005 suara): Rp 2.200.812.000, PSI (404.508 suara): Rp 970.819.200, Partai Demokrat (386.434 suara): Rp 927.441.600, PAN (375.882 suara): Rp 902.116.800.

Kemudian, Partai Nasdem (309.790 suara): Rp 743.496.000, PKB (308.212 suara): Rp 739.708.800, Partai Golkar (300.246 suara): Rp 720.590.400, PPP (175.935 suara): Rp 422.244.000.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *