Internasional

Dapat Grasi, Neil Bantleman Akhirnya Pulang ke Kanada

Indopolitika.com, JAKARTA–Neil Bantleman, seorang guru asal Kanada yang dipanjara karena melakukan pelecehan seksual kepada siswanya, di Jakarta Intercultural School dikabarkan sudah bisa bertemu dengan keluarganya di Kanada. Pemerintah dilaporkan telah memberikan grasi.

Bahkan, berita kepulangan Neil Bantleman ke kampung halamannya di Kanada itu, ramai diberitakan media luar negeri.

Neil Bantleman dan asisten pengajar Indonesia, Ferdinand Tjiong dihukum pada 2014 atas tuduhan menyalahgunakan siswa TK di Jakarta Intercultural School, di mana anak-anak dari banyak ekspatriat, diplomat, dan orang Indonesia yang kaya terdaftar.

Direktur Jenderal Urusan Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia, Sri Utami jika guru yang pernah dipenjara karena pelecehan seksual itu telah diberikan grasi.

Dilansir channelnewsasia, Jumat, 12 Juli, saudara Bantleman, Guy mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Saya senang mengonfirmasi bahwa saudara lelaki saya Neil telah kembali dengan selamat ke Kanada,” kata Guy.

“Lima tahun yang lalu, saya dituduh secara salah dan dihukum atas kejahatan yang tidak saya lakukan dan selanjutnya tidak pernah terjadi,” tambah Neil.

Media Kanada mengatakan asisten pengajar Tjiong tetap di penjara.

Bantleman dalam pernyataannya mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan teman-teman di seluruh dunia atas dukungan mereka dan “Pemerintah Kanada atas komitmen gigih mereka untuk melihat kami pulang,” katanya.

“Kami meminta privasi saat ini sehingga kami dapat terhubung kembali dengan keluarga dan bergerak maju dengan kehidupan kami,” sambungnya. (fjr)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close